Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM), pemilik izin Kontrak Karya (KK) kegiatan eksplorasi mineral di wilayah Hu’u akan memulai tahap studi kelayakan tahun 2026. Informasi ini memberi kepastian kelanjutan operasional perusahaan setelah dilakukan tahap care and maintenance atau masa pemeliharaan dan perawatan selama 2025.
Hal itu disampaikan Sekda Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM., M.M.Kes., dalam tulisan yang dibagikan usai mendampingi Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., berkunjung ke New Staging STM di Desa Marada, Kecamatan Hu’u pada Sabtu, 13 September 2025 pagi.
“Tahun 2026 menjadi fase studi kelayakan dan pemenuhan perizinan. Tahun 2028 dimulainya fase konstruksi dan tahun 2031 dimulainya masa produksi,” ungkap Gatot Gunawan dengan menyertakan lini masa dan target operasional STM sejak 1998 hingga 2031.
Tahun 2025 ini disebut sebagai masa transisi pra studi kelayakan ke studi kelayakan. Dari hasil eksplorasi selama ini ditemukan deposit Onto di wilayah Hu’u, Kabupaten Dompu. Kendati izin Kontrak Karya (KK) STM seluas 19.260 hektare, berada di wilayah administrasi Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.
Tambang Hu’u ini diharapkan menjadi tambang kelas dunia. Kadar dan volumenya berada di bawah Grasberg milik PT Freeport di Papua, dan di atas potensi tambang Batu Hijau milik PT AMNT di Sumbawa Barat. “InsyaAllah akan memberikan kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah dan masyarakat Dompu,” tulisnya.
Namun tambang Hu’u mempunyai keistimewaan yang tidak didapat di tambang lainnya di dunia. Selain kandungan mineral deposit Onto, juga terdapat panas bumi yang mampu menghasilkan energi listrik 69 Mwe pada wilayah yang bersinggungan.
STM memperoleh izin dari pemerintah untuk pengelolaan panas bumi setelah memenangkan tender terbatas Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Hu’u Daha tahun 2024. Sebelum tender terbatas dilakukan, STM mendapat penugasan dari pemerintah untuk melakukan kegiatan eksplorasi pendahuluan panas bumi. Setelah mendapat IPB dari pemerintah, STM kemudian membentuk PT Sumbawa Timur Geothermal (WTG) dengan luas area 20.000 ha dan masa produksi 37 tahun.
Kunjungan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., ini didampingi pejabat lingkup pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu. Kunjungan ini untuk meninjau wilayah operasional dan mendengarkan langsung ekspose Proyek Hu’u dari manajemen STM.
President Director (Presdir) STM, Bede B Evans bersama tim manajemen menerima langsung Bupati Dompu bersama jajarannya. Di ruang Nangadoro, manajemen STM menyampaikan pemaparan tentang gambaran umum perusahaan, lini masa dan target operasional, serta program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan.
Selain Sekda Dompu, Bupati Dompu juga didampingi Plt. Asisten Administrasi Pemerintahan, H. Khairul Insan, SE., MM.; Asisten Pembangunan dan juga Plt. Inspektur Inspektorat, Muhammad Nukman, SH., M.Ap.; Kepala Badan Kesbang Pol, Ardiansyah, SE.; Kadis Tenaga Kerja, Muhammad Nursalam, ST.
Hadir juga Staf Ahli Bupati, Miftahul Su’adah, ST.; Kepala Bagian Ekonomi dan SDA, Soekarno, ST, MT.; Kabag Prokopim, Agus Miswara, SST.; Kepala Bidang Lingkungan Dinas LH, Andi Bachtiar, ST.; dan jajaran Pemda Dompu lainnya.
Bupati bersama rombongan juga diajak mengunjungi gedung fasilitas penyimpanan inti batuan hasil pengeboran atau Coreshed. Di sini, rombongan ditunjukkan sampel batuan, termasuk salah satu batuan pada kedalaman 481–482 M dengan kandungan 39,5 persen cu dna 10,7 g/t Au.
Rombongan juga diajak keliling meninjau kawasan proyek Hu’u menggunakan Helikopter. Karena tidak ada aktivitas pengeboran, rombongan hanya menyaksikan dari udara lokasi-lokasi kegiatan eksplorasi, termasuk menunjukan Kawasan Puma, dan Kawasan Pantai Oi Pana dan Nangadoro, Hu’u.
Bupati Dompu menaiki helikopter dan duduk berdampingan dengan pilotnya. Pada penerbangan ini, Bupati ditemani Presdir STM, Bede B Evans dan Manager Community Relation (Comrel) STM, Ulya Defretes. Asisten Pembangunan Setda Dompu, M. Nukman, S.H., M.Ap., dan kameramen bupati juga turut serta.
Sementara pada penerbangan bersama Sekda Dompu, rombongan didampingi Manager Health, Safety and Risk, M Evin Armedco. Juga Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja, Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Kabag Prokopim Setda. (ula)



