spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBEkskul Siniar Jadi Wadah Siswa SMPN 7 Mataram Bersuara Kritis

Ekskul Siniar Jadi Wadah Siswa SMPN 7 Mataram Bersuara Kritis

Mataram (Suara NTB) – Seiring berkembangnya zaman, wadah untuk berekspresi semakin luas. Di era digitalisasi saat ini, platform media sosial menjadi salah satu wadah alternatif untuk menyampaikan pendapat dan pandangan kritis. Tak terkecuali bagi pelajar sekolah.

Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Mataram misalnya, yang menggunakan program Siniar (podcast) sebagai tempat menyampaikan ide dan gagasan secara lebih efektif.

Bagi SMPN 7 Mataram, digitalisasi merupakan buah perubahan zaman. Dengan kenyataan tersebut, kemelekan dan kemampuan beradaptasi menjadi keharusan bagi sekolah. Kehadiran ekskul Siniar menjadi jawaban SMPN 7 Mataram atas pertanyaan zaman tersebut.

Pembina Ekskul Siniar SMPN 7 Mataram, Kadafi pada Senin (15/9/2025) mengatakan, ekskul Siniar merupakan bagian tak terpisahkan dari penguatan literasi digital siswa-siswinya.

“Podcast Spenju Times merupakan salah satu program ekstrakurikuler literasi digital di SMPN 7 Mataram yang memberikan ruang bagi siswa untuk belajar, berekspresi, dan menyuarakan gagasan melalui media digital,” katanya.

Program ini dikelola langsung oleh siswa dengan pendampingan guru, sehingga mereka bisa mengasah keterampilan komunikasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi informasi.

Kadafi menjelaskan, ekskul ini terselenggara sebagai sarana literasi digital yang dekat dengan dunia anak muda. Dengan podcast, siswa bisa menuangkan ide, berdiskusi, hingga mengangkat isu-isu positif seputar sekolah, pendidikan, maupun lingkungan sekitar.

“Program ini juga menjawab tantangan zaman di mana kemampuan digital dan komunikasi sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Selain sebagai sarana literasi digital, program ini bertujuan membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan melek digital. Selain itu, podcast juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri siswa, mengasah kemampuan berbicara di depan publik, serta membangun budaya literasi di sekolah.

Program Podcast Spenju Times mulai diinisiasi sejak November 2023 sebagai bagian dari penguatan Merdeka Belajar dan literasi digital.

Meski sudah berjalan tiga tahun lebih, program ini tak lepas dari tantangan yang dihadapi. Di antaranya, keterbatasan sarana seperti peralatan rekaman, kemampuan teknis siswa dalam editing, serta menjaga konsistensi produksi konten agar tetap menarik dan berkelanjutan.

Ia berharap, Siniar Spenju Times bisa terus berkembang menjadi wadah inspirasi, tidak hanya untuk siswa SMPN 7 Mataram, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Ke depannya, kami berupaya mengembangkan program ini dengan meningkatkan kualitas produksi, memperluas jaringan kolaborasi dengan berbagai pihak, dan menghadirkan topik yang lebih variatif serta relevan dengan kebutuhan generasi muda,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO