spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUMasifkan Skrining, Upaya Pencegahan TBC dan HIV di Dompu

Masifkan Skrining, Upaya Pencegahan TBC dan HIV di Dompu

Dompu (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu perkuat screening penderita Tuberkulosis (TBC) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) sebagai upaya pencegahan penulasan kasus. Dua kasus ini cukup menonjol di Dompu.

“Menemukan sebanyak-banyaknya kasus menjadi tugas kami di Dinas Kesehatan. Dengan ditemukan kasus, maka kita bisa mengobatinya. Dengan demikian, kita bisa memutus rantai penyebarannya,” kata Hj Maria Ulfah, SST., M.Kes., Kepala Bidang Pelayanan, Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Senin 15 September 2025 siang.

TBC dan HIV menjadi fokus dicari penderitanya melalui skrining oleh petugas di lapangan. Untuk kasus TBC, Dikes Kabupaten Dompu bahkan telah melakukan skrining terhadap 4.004 orang. “Kita sudah mencapai 104,95 persen dari target yang ditetapkan,” katanya.

Dari 4.004 orang yang diskrining, ada 483 orang dinyatakan positif atau 61,53 persen dari target. “Tingkat kesembuhan kasus TBC kita 100 persen. Itu tidak lepas dari pelibatan semua elemen, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengingatkan keluarga dalam mengontrol konsumsi obat rutin selama enam bulan,” jelasnya.

Banyaknya sasaran skrining karena polanya tidak hanya mencari mereka yang menderita batuk berdahak di dalam ruangan. Tapi juga di luar ruagan, ketika ditemukan batuk berdahak langsung dilakakukan skrining.

Untuk kasus HIV, kelompok rentan masih banyak yang enggan mengikuti edukasi dan dilakukan screening. Mereka ini khawatir Ketika diketahui positif akan dikucilkan dari komunitas dan orang sekitar. “Ini yang menjadi tugas berat kita. Padahal, ada proses pengobatan dan memutus rantai penyebaran. Itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Hingga akhir Agustus 2025, sebanyak 128 kasus positif HIV yang ditemukan selama 2025 di Kabupaten Dompu. Mereka ini diberi obat rutin untuk dikonsumsi agar daya tahan tubuhnya tetap terjaga, sehingga virusnya tidak berkembang cepat dan menyebabkan timbulnya komplikasi penyakit. (ula)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO