spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaBIMADikbudpora Bima Dorong Siswa SD-SMP Ikut TKA

Dikbudpora Bima Dorong Siswa SD-SMP Ikut TKA

Bima (Suara NTB) – Tes Kompetensi Akademik (TKA) resmi menggantikan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Meski tidak bersifat wajib dan bukan penentu kelulusan, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Bima tetap mendorong siswa SD dan SMP untuk mengikuti TKA ini.

Sekretaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Faturrahman menegaskan bahwa meskipun TKA bukan kewajiban, siswa tetap perlu diarahkan untuk ikut karena manfaatnya cukup besar. “Kami tetap mendorong untuk itu (mengikuti TKA), karena memiliki nilai lebih dibandingkan dengan tidak ikut, walaupun boleh tidak ikut,” ujarnya kepada Suara NTB, Kamis, 17 September 2025.

Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam TKA menjadi langkah penting untuk mengevaluasi capaian belajar selama di sekolah. Tes ini juga dapat menunjukkan kemampuan dan standar pemahaman akademik siswa secara objektif.

“Karena ini menyangkut bagaimana penilaian siswa sendiri, bagaimana standarnya, dan kemampuannya. Selain itu, supaya kita bisa mengukur capaian belajar siswa juga selama sekolah,” tambahnya.

Faturrahman menjelaskan, hasil TKA bisa menjadi bahan pertimbangan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Meski tidak menentukan kelulusan, hasilnya tetap relevan untuk proses seleksi di tingkat selanjutnya.

“Hasil tes tersebut bisa digunakan untuk pendaftaran pada jenjang pendidikan berikutnya. Sebagai bahan pembanding dan pertimbangan,” jelasnya.

Dinas Dikbudpora akan terus melakukan pendampingan kepada sekolah dalam proses pelaksanaan TKA. Sosialisasi kepada guru dan orang tua juga akan ditingkatkan, agar mereka memahami pentingnya asesmen ini sebagai alat ukur kemampuan akademik siswa.

“Kita tetap upayakan secara maksimal agar banyak siswa yang ikut dan berpartisipasi,” katanya.

Ia berharap, semakin banyak siswa yang ikut TKA, semakin mudah pula bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi pemerataan mutu pendidikan di Kabupaten Bima. Tingkat partisipasi juga menjadi indikator keterlibatan satuan pendidikan dalam mengikuti transformasi sistem penilaian nasional.

TKA sendiri merupakan bagian dari perubahan besar dalam sistem pendidikan nasional. Asesmen ini menitikberatkan pada kompetensi dan pemahaman siswa terhadap materi, bukan lagi pada hafalan. Dengan sistem ini, pemerintah berupaya menciptakan penilaian yang lebih adil, objektif, dan menyeluruh. (hir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO