Selasa, Maret 10, 2026

BerandaBREAKING NEWSMayat Pria Membusuk Ditemukan di Desa Batu Nampar Selatan Lombok Timur

Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Desa Batu Nampar Selatan Lombok Timur

Mataram (suarantb.com) – Masyarakat kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang telah membusuk di Dusun Temayang Indah, Desa Batu Nampar Selatan, Lombok Timur.

Kepala Seksi Humas, Polres Lombok Timur Nicolas Oesman, Selasa (23/9/2025) membenarkan terkait penemuan mayat tersebut.

Oesman mengatakan, identitas mayat tersebut adalah seorang pria berinisial JUS alias Usman (21). Usman ditemukan sudah tak bernyawa pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.

“Sekitar pukul 08.00 Wita, seorang warga bernama Boby datang mencari korban ke rumahnya karena korban tidak mengangkat telepon setelah beberapa kali dihubungi,” tuturnya.

Saksi kemudian memanggil korban dari luar rumah tetapi korban tidak menyahut. Dan setelah pintu rumah didorong, ternyata pintu terkunci dari dalam.

“Saksi mencoba mengintip dari celah bawah pintu, tetapi hanya melihat tangan korban. Terdapat banyak suara lalat juga dari dalam rumah,” tuturnya.

Setelahnya, saksi memanggil warga sekitar dan mencoba masuk dengan mendobrak pintu rumah.

Setelah pintu bagian depan terbuka, terlihat posisi korban dalam leher tergantung dengan seutas tali nilon. Posisi mayat saat itu tidak tergantung seluruhnya, posisi kaki masih tertekuk setengah di lantai.

Keadaan korban saat ditemukan pertama kali sudah membengkak serta mengeluarkan bau menyengat. Diperkirakan korban telah meninggal berhari-hari.

“Posisi tali yang menggantung ke leher korban terikat pada tiang pintu kamar. Tali tersebut terkait pada paku pengait kunci pintu,” terangnya.

Warga terakhir kali melihat korban pada Sabtu (20/9/2025). Korban diketahui masih membujang dan rumah yang ditinggalinya berjauhan dengan rumah warga.

“Korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk proses autopsi,” ucapnya.

Dari pantauan Suara NTB, jenazah korban kini telah sampai di RS Bhayangkara Mataram. Namun belum pasti apakah pihak rumah sakit sudah memulai proses autopsi atau tidak. (mit)

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN





VIDEO