Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB tengah mendata sejumlah guru yang tidak mendapat alokasi kebutuhan pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahap II.
Plt. Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dikbud NTB, Rizaldi pada Kamis (25/9) mengatakan, pendataan tersebut ditujukan untuk guru atau tenaga pendidikan (Tendik) yang tidak dapat mengikuti PPPK tahap denga alasan mengikuti tes CPNS.
“Itu masih didata (dan) BKD (Badan Kepegawaian Daerah) meminta data-datanya,” katanya.
Selain itu, GTK juga tengah mendata guru-guru yang seharusnya ikut seleksi, tapi tidak sampai tuntas. “Nanti BKD yang tindaklanjuti. Apakah mereka juga masuk untuk diusulkan di kebutuhan (PPPK) itu,” jelasnya.
Rizaldi menyebut, berdasarkan hasil pengumuman dari BKD NTB tentang jumlah guru yang terdata dalam tes PPPK Paruh Waktu Tahap II sebanyak 2.014 orang. Sementara yang belum terdata, sebanyak 203 orang.
Ia menjelaskan, saat ini Dikbud NTB tengah menyiapkan data-data tenaga guru yang akan diusulkan dalam alokasi PPPK Paruh Waktu Tahap II. ‘’Proses selanjutnya kita sedang siapkan datanya sampai akhir bulan ini. Nanti kita serahkan ke BKD,’’ ujar Rizaldi.
Ia berharap, ratusan guru yang belum terdata itu dapat masuk ke dalam alokasi kebutuhan tenaga PPPK Paruh Waktu Tahap II di NTB. (sib)



