spot_img
Kamis, Februari 12, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATSR Dasar Resmi Dibuka, Bupati Sebut Momentum Bersejarah bagi Pendidikan di Lobar

SR Dasar Resmi Dibuka, Bupati Sebut Momentum Bersejarah bagi Pendidikan di Lobar

Giri Menang (Suara NTB)  – Sekolah Rakyat Dasar (SR-SD) 4 Lombok Barat resmi dibuka, pada Senin,29 September 2025. Ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Kegiatan Guru (PKG) Sekolah Rakyat Dasar 4 Lombok Barat dengan tema “Cerdas Bersama Tumbuh Setara” secara langsung oleh Bupati Lobar Haji Lalu Ahmad Zaini bersama Kepala Sentra Paramita Arif Rohman dan Kepala Dinas Sosial H. Lalu Winengan yang berlangsung di SKB Gunung Sari, Senin, 29 September 2025.

Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini, menyebut momentum ini sebagai hari bersejarah dalam perjalanan pendidikan di daerahnya. “Kita patut bersyukur, karena Lombok Barat telah memulai implementasi Sekolah Rakyat. Semua pihak memberikan apresiasi, dan sesuai rencana awal, kuota siswa pun sudah terpenuhi,” ujarnya.

Bupati menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat ini sifatnya sementara sebelum menempati gedung permanen. Ia memastikan pemerintah daerah terus memberikan dukungan maksimal, meski seluruh pembiayaan operasional berasal dari pemerintah pusat.

“Kami hanya menyiapkan lokasi. Bahkan fasilitas seperti laptop sudah dalam perjalanan. Menariknya, seragam di Sekolah Rakyat ini menggunakan jas, layaknya sekolah dasar di Singapura. Ini menjadi ciri khas dan kebanggaan tersendiri,” tambahnya.

Hingga saat ini, terdapat lima SR di NTB. Dua di Lombok Barat, dua di Lombok Timur, dan satu di Sumbawa. Sekolah ini diproyeksikan sebagai model pendidikan unggulan berbasis karakter dengan konsep boarding school.

Menurut Bupati, SR tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga pembinaan karakter anak sejak dini. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, seperti bangun pagi tepat waktu, menjaga kebersihan, dan menanamkan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekolah ini harus menjadi contoh. Saya berharap lembaga pendidikan lain juga menanamkan hal serupa, meski mereka tidak berasrama. Karena pendidikan sejati bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tapi juga membentuk karakter yang kuat,” tegasnya.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat Dasar 4 Lobar pemerintah daerah berharap model pendidikan berbasis karakter dan kesetaraan ini dapat terus berkembang, menjawab harapan masyarakat, serta menjadi inspirasi nasional dalam penguatan mutu pendidikan dasar.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial H. Lalu Winengan mengatakan  pelaksanaan MPLS dan PKG ini dirancang untuk memberi pengalaman awal yang mendukung perkembangan akademik sekaligus karakter siswa. Selain pengenalan lingkungan sekolah, peserta mendapatkan orientasi layanan pendidikan yang memastikan anak-anak memahami hak dan fasilitas yang tersedia, termasuk dukungan bagi keluarga kurang mampu.

Ketua panitia dan pihak sekolah menyatakan program akan melibatkan wali peserta, guru, dan tokoh masyarakat untuk memastikan proses adaptasi berjalan lancar. Penekanan juga diberikan pada penguatan peran wali, baik wali murid maupun wali santri, agar keterlibatan keluarga menjadi pilar keberlanjutan pembelajaran. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO