spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMKoordinasi dengan Penjaga Pintu Air

Koordinasi dengan Penjaga Pintu Air

PEMERINTAH Kelurahan Abian Tubuh, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram terus meningkatkan koordinasi dengan petugas penjaga pintu air Bendungan Pesongoran di Sungai Unus. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi meluapnya air sungai ke permukiman warga, terutama saat hujan deras yang belakangan ini terjadi secara intens dalam empat hari terakhir.

Lurah Abian Tubuh, Adi Indra Pratama mengatakan, pihak kelurahan aktif menerima laporan dan informasi terkini dari penjaga pintu air terkait ketinggian debit air sungai, terutama saat curah hujan tinggi.

“Koordinasi ini penting agar kita bisa mengetahui perkembangan ketinggian air lebih cepat, dan segera mengambil langkah jika berisiko meluap ke lingkungan,” ujarnya, Jumat 3 Oktober 2025.

Indra menyebutkan bahwa wilayah Karang Bata dan Abian Tubuh Baru menjadi dua titik yang paling rawan tergenang banjir, karena kondisi geografisnya yang rendah. Karena itu, kewaspadaan terus ditingkatkan setiap kali turun hujan lebat.

“Wilayah tersebut berada di dataran rendah. Jadi begitu hujan deras, potensi genangan langsung ada. Makanya koordinasi dengan petugas pintu air harus terus dijaga,” tambahnya.

Ia juga meminta agar petugas pintu air siaga sebelum hujan turun, dan segera mengatur aliran air agar tidak mengarah ke permukiman warga. Kesiapsiagaan ini dinilai penting dalam menekan potensi kerugian dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Selain itu, Indra turut menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar segera melakukan normalisasi sungai serta peninggian tanggul atau talud di sepanjang aliran Sungai Unus. Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi jangka menengah yang dibutuhkan untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

“Kami harap ada perhatian untuk menormalisasi sungai dan meninggikan tanggulnya. Itu sangat dibutuhkan warga kami,” ucapnya.

Tak hanya itu, pihak kelurahan juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai atau saluran air, karena dapat menyebabkan penyumbatan yang memperparah risiko banjir saat hujan deras.

“Sungai yang bersih dari sampah akan mengalir lebih lancar. Maka peran warga juga sangat penting dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO