Mataram (Suara NTB) – Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) sudah memasuki tahap on 2 atau on the job training (OJT). Pelatihan kali ini dilaksanakan di SMPN 19 Mataram pada Selasa (14/10/2025) dan melibatkan 23 guru dari berbagai sekolah di Mataram.
Salah satu fasilitator PM, Ali Sukanta mengatakan, pada tahap OJT ini peserta akan mengkaji efektivitas pelaksanaan metode pembelajaran yang didapatkan pada In 1 yang kemudian diterapkan di kelas.
“Minimal ada dampak perubahan yang dirasakan oleh satuan pendidikan khususnya untuk peserta didik,” jelasnya.
Tahap OJT ini juga menuntut peserta untuk mengobservasi dan menerapkan pembelajaran mendalam di tiga sekolah di Mataram yang sudah disepakati sebelumnya.
Setelah tahap on 2 selesai, para peserta akan membawa hasil observasi untuk dibahas lebih lanjut. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan menjadi bahan penilaian terhadap implementasi metode pembelajaran di kelas sebelumnya.
“Kemudian nanti mereka diskusi untuk mengetahui apa kelebihan dan kekurangan dan nanti kita akan sempurnakan di On 3,” jelasnya.
Pembelajaran Mendalam On 2 ini diikuti oleh tenaga guru dari jenjang SMP dan SMA baik negeri maupun swasta di Mataram.
Ali menyebut, jumlah peserta yang ikut pada tahap ini sebanyak 23 orang. “Pesertanya yang terdaftar di basis data BGTK 25, tetapi yang ikut 23 orang,” sebut Ali.
Ali berharap, melalui pelatihan pembelajaran mendalam ini, para guru dapat mengimplementasikan metode pembelajaran yang mendalam dan bermakna di dalam kelas.
“Minimal bisa memberikan satu dampak terhadap ekosistem Pendidikan, khususnya di Kota Mataram,” tandasnya.
Sebagai informasi, Pembelajaran Mendalam (PM) dirancang sebagai pendekatan yang mampu menjawab tantangan krisis pembelajaran dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, penerapan pengetahuan dalam konteks dunia nyata, serta pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. (sib)


