Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pekan depan. Job Fair ini salah satu jawaban dari persoalan pengangguran di daerah ini yang jumlahnya mencapai 11.740 jiwa. Dalam job fair ini, pihak Disnaker menggandeng 26 perusahaan dengan menyiapkan 4.500 lowongan kerja (loker).
Kepala Disnaker Lobar Lalu Martajaya mengatakan kegiatan Job Fair akan diadakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 akhir pekan depan. “Job Fair diadakan hari Sabtu tanggal 25 Oktober di depan Pendopo, pas pada saat momen Car Free Night,” kata Martajaya, akhir pekan kemarin.
Dari hasil rapat persiapan pelaksanaan Job Fair ini, semua perusahaan di Lobar maupun luar Lobar positif siap untuk berpartisipasi membuka kuota loker.
Perusahaan yang terdiri dari ritel modern, Lotte, perusahaan finance, transportasi, perhotelan, restoran. Termasuk perusahaan pengerah tenaga kerja. “Sampai konfirmasi kemarin ada 26 perusahaan, dan membuka loker kurang lebih 4.565 lowongan,” jelasnya.
Pihaknya pun akan menyebarluaskan kegiatan Job Fair ini melalui media, medsos dan lainnya. Pihaknya berharap agar masyarakat yang ingin mencari pekerjaan bisa ikut kegiatan ini. Jangan sampai peluang besar ini tidak dimanfaatkan oleh warga masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini ramai peminat sebab akan bersamaan juga dengan CFN. Para pencari kerja nantinya akan dilayani masing-masing perusahaan yang telah disiapkan tempat di lokasi. “Harapan kami masyarakat, pencari kerja tumpah (datang) ke job fair,” ujarnya. Para pencari kerja pun diminta untuk membawa syarat secara umum.
Job Fair ini sendiri baru kali ini diadakan setelah terakhir digelar beberapa tahun silam. Job Fair ini kata Kepala Disnaker untuk menjawab masalah pengangguran yang membutuhkan pekerjaan. “Ini jawaban untuk pengangguran di Lobar,” imbuhnya.
Lebih-lebih dengan dibukanya 4.500 lowongan kerja ini ditarget menyerap pengangguran di Lobar yang angkanya 11 ribu jiwa, terdiri dari laki-laki sebanyak 6.000 orang dan perempuan 5.000 orang. (her)


