Mataram (Suara NTB) – Dua siswi MTs Negeri 2 Mataram, Syafitri Ramadhani (kelas 9H) dan Khanza Nabina Azkia (kelas 8C) sukses mengharumkan nama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Kejuaraan Nasional Hapkido Indonesia ke-VIII. Kejuaraan itu berlangsung di GOR CLS Surabaya, pada 25–26 Oktober 2025.
Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 617 atlet dari 37 provinsi di seluruh Indonesia. Persaingan ketat tak menyurutkan semangat dua siswi Madtsanda itu untuk tampil maksimal. Dengan ketenangan dan teknik mumpuni, Syafitri Ramadhani berhasil meraih satu medali emas dan satu perunggu di kategori seni hosinsul, sementara Khanza Nabina Azkia turut mempersembahkan satu medali perunggu untuk kontingen NTB pada kategori yang sama.
Di tengah sorak sorai penonton dan atmosfer kompetisi yang menegangkan, Syafitri dan Khanza tampil percaya diri mengenakan seragam hapkido hitamnya. Gerakan mereka yang cepat, terukur, dan penuh konsentrasi berhasil membuat mereka unggul dari lawan-lawannya.
Meski sempat menghadapi lawan-lawan tangguh dari provinsi lain, keduanya tetap tenang dan fokus hingga akhir pertandingan dan berhasil membawa pulang medali. Sebuah pembuktian dari proses yang panjang, training center yang dilewati membuahkan hasil yang manis.
Prestasi ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju Southeast Asia Hapkido Championship 2027 di Brunei. Selain itu, Kejurnas Hapkido Indonesia ke-VIII turut menjadi ajang pemantauan bagi setiap provinsi dalam menyiapkan atlet terbaik untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Sulawesi Utara.
Kepala MTsN 2 Mataram, Sumber Hadi menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian tersebut. “Kami sangat bangga atas pencapaian Syafitri dan Khanza. Mereka tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga mengharumkan nama NTB di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang apa pun,” ungkapnya.
Sebagai informasi, hapkido merupakan seni bela diri asal Korea Selatan yang menggabungkan teknik tendangan, lemparan, kuncian, serta penggunaan tenaga lawan untuk melumpuhkan serangan. Selain melatih kekuatan fisik dan refleks, hapkido juga menanamkan nilai disiplin, konsentrasi, dan pengendalian diri, menjadikannya bukan sekadar olahraga, melainkan juga sarana pembentukan karakter. (ron)



