spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMAAtasi Persoalan Sampah, DLH Kota Bima Hadirkan TPS Mobil

Atasi Persoalan Sampah, DLH Kota Bima Hadirkan TPS Mobil

Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima terus berinovasi untuk memperkuat layanan kebersihan. Salah satu langkah terbaru adalah menghadirkan Tempat Penampungan Sementara Mobil atau TPS Mobil, yang kini mulai beroperasi di sejumlah titik padat aktivitas masyarakat. Inovasi ini menjadi terobosan cepat dan fleksibel dalam menampung serta mengangkut sampah, khususnya di wilayah yang belum memiliki TPS permanen.

Plt. Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, menjelaskan bahwa layanan TPS Mobil menggunakan armada mobil pikap yang berkeliling ke beberapa lokasi strategis sesuai jadwal.

“Kami ingin menghadirkan layanan persampahan yang lebih dekat dengan masyarakat. TPS Mobil ini akan beroperasi secara bergiliran di beberapa titik padat aktivitas warga, seperti di Amahami pada Minggu pagi maupun kegiatan-kegiatan keramaian lainnya, sehingga proses pengumpulan sampah lebih efisien dan cepat,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Syahrial menegaskan, kehadiran TPS Mobil bukan sekadar inovasi transportasi sampah, tetapi juga bentuk komitmen DLH untuk memastikan lingkungan Kota Bima tetap bersih dan sehat. Dengan sistem layanan yang bergerak, TPS Mobil dapat menjangkau kawasan yang selama ini sulit terlayani, sekaligus mencegah penumpukan sampah di pinggir jalan atau area publik.

Layanan ini diharapkan menjadi praktis dan mudah dijangkau. Warga bisa langsung membuang sampah rumah tangga ke dalam bak mobil yang disediakan saat armada TPS Mobil melintas di wilayah mereka. Cara ini membuat proses pengumpulan lebih teratur dan mengurangi potensi bau maupun tumpukan sampah liar.

Dengan kemudahan yang dihadirkan tersebut, Syahrial mengimbau seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan atau di luar jam layanan, serta mulai membiasakan diri memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga kebersihan. DLH hadir dengan layanan, tapi kuncinya tetap ada pada kesadaran warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar program ini berjalan maksimal. DLH berharap kebersihan Kota Bima terus meningkat dan budaya peduli lingkungan tumbuh di setiap lapisan warga.

“Kami ingin Kota Bima menjadi kota yang bersih, sehat, dan warganya semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” tandasnya. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO