spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMInflasi Kota Mataram Melonjak Drastis

Inflasi Kota Mataram Melonjak Drastis

Mataram (Suara NTB) – Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Mataram, perlu mencari gebrakan yang tidak sekedar formalitas. Pasalnya, inflasi di ibukota Provinsi NTB di bulan Oktober, melonjak drastis mencapai 3,12 persen dari sebelumnya 3,01 persen di bulan September.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Mataram, kondisi inflasi Kota Mataram bulan Oktober 2025, year on year sebesar 3,12 persen. Sedangkan, month to month 0,14 persen dan inflasi year to date 2,16 persen.

Inflasi bulan Oktober ini, lebih tinggi dibanding bulan September 2025 sebesar 3,01 persen YoY dan 2,02 persen. Namun, secara month to month inflasi bulan Oktober lebih rendah dari bulan September 0,39 persen.

Inflasi YoY dan m to m Kota Mataram bulan Oktober 2025 lebih tinggi dan atau lebih rendah dibanding nasional 2,86 persen YoY dan 0,28 persen month to month. Sementara, provinsi NTB 2,96 persen YoY dan 0,35 persen month to month, Kabupaten Sumbawa 2,99 persen YoY dan 0,57 persen month to month dan Kota Bima 2,28 persen YoY dan 0,47 persen month to month.

“Memang kalau dilihat secara year on year bulan Oktober lebih tinggi dari bulan September. Tetapi kalau dilihat secara m to m bulan Oktober sebesar 0,14 persen lebih rendah dari bulan September sebesar 0,39 persen,” terang Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Mataram, Luh Putu Sari Savitri dikonfirmasi pada, Selasa, 4 November 2025.

Komoditas penyumbang inflasi YoY Kota Mataram bulan Oktober 2025 diantaranya, emas perhiasan, daging ayam ras, bawang merah, beras, cabai merah, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, sigaret kretek mesin (skm), nasi dengan lauk, kopi bubuk dan minyak goreng.

Sementara, komoditas penyumbang inflasi month to month Kota Mataram bulan Oktober 2025 yakni, emas perhiasan, cabai merah, bawang merah, angkutan sungai danau dan penyeberangan, sigaret kretek mesin (skm), sawi hijau, tarif dokter spesialis, kacang panjang, kontrak rumah, sabun mandi cair, terong dan jagung manis.

Secara detail disampaikan bahwa kelompok penyumbang inflasi YoY Kota Mataram bulan Oktober tahun 2025. Yakni, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan,kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; dan kelompok pakaian dan alas kaki.

“Semoga tetap semangat untuk inflasi Kota Mataram Tahun 2025 tetap terjaga stabil sesuai target yaitu 2,5 persen deviasi 1 persen (1,5 persen s.d. 3,5 persen,” katanya.

Berbagai upaya dilakukan untuk menekan laju inflasi dengan meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait. Diantaranya, Dinas Perdagangan Kota Mataram dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram dengan menggelar pasar rakyat dan gerakan pangan murah.

Intervensi ini dilakukan dengan harapan inflasi terjaga dalam range sasaran inflasi yang telah ditentukan di kisaran 2,5 plus minus 1. “Artinya tidak melebih batas atas 3,5 dan batas bawah 1,5 persen,” demikian kata dia. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO