Mataram (suarantb.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mengingatkan seluruh Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) agar memastikan rekening penerima Tambahan Penghasilan (Tamsil) tetap aktif.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah keterlambatan pencairan akibat rekening yang ditutup karena saldo nol.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf meminta agar GTT dan PTT menyisakan sejumlah saldo di rekening tabungan yang digunakan untuk menerima Tamsil.
Hal ini disampaikan menyusul banyaknya kasus rekening penerima yang dinonaktifkan oleh pihak bank, karena tidak memiliki saldo. “Kalau ndak ada saldo, otomatis tabungan ditutup,” tegas Yusuf.
Ia menjelaskan, rekening dengan saldo nol dalam jangka waktu lama berpotensi ditutup otomatis oleh pihak bank. Akibatnya, proses transfer tamsil bisa tertunda karena dana tidak dapat dikirim ke rekening penerima yang sudah tidak aktif.
“Ini yang menyebabkan keterlambatan pencairan Tamsil. Kami ingin mengingatkan agar para penerima tetap menjaga saldo minimum di rekening masing-masing,” jelas Yusuf.
Yusuf menambahkan, pencairan tamsil GTT dan PTT dilakukan langsung melalui transfer ke rekening pribadi. Karena itu, validitas dan keaktifan rekening menjadi faktor penting dalam proses penyaluran.
Ia menegaskan, imbauan ini bersifat preventif agar hak para guru dan pegawai tetap diterima tepat waktu tanpa kendala perbankan.
“Kami berharap tidak ada lagi rekening nonaktif yang menyebabkan Tamsil tertunda,” pesannya. (sib)


