Tanjung (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Utara (KLU) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Influenza Tipe A. Di KLU, 20 sampai 25 orang warga sudah mengidap gejala ini, serupa dengan kondisi di beberapa daerah di Provinsi NTB.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Dikes KLU, dr. H. L. Bahrudin, M.Kes., kepada wartawan, Rabu, 12 November 2025.
Dikatakan, Influenza tipe A adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan atas dan mudah menular. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, gejala infeksi virus ini perlu dikenali agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat.
Influenza A adalah salah satu jenis flu yang umum terjadi. Meski demikian, infeksi virus influenza A dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani, terutama pada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
‎’’Kita sudah mulai mewaspadai masuknya Influenza Tipe A. Kemarin ada sekitar 20-an yang memiliki gejala ini dan sedang kita periksa lebih lanjut,” ungkap Bahrudin.
‎‎Lebih lanjut dijelaskan, penyakit jenis ini memiliki gejala berupa demam tinggi yang mencapai lebih 40 derajat Celsius. Penderita juga mengalami keluhan batuk, pilek, dan nyeri otot.
‎‎Untuk mencegah meluasnya penyebaran risiko, Dikes sebut Bahrudin, melakukan edukasi dan sosialisasi secara massif.
Pasalnya, penularan virus influenza A dapat melalui percikan ingus atau liur (droplet) yang dihasilkan saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Percikan ini dapat terhirup oleh orang lain atau menempel pada permukaan benda di sekitar penderita.
Potensi tinggi penyebaran dapat terjadi di lingkungan yang padat penduduk atau kebiasaan kurang menjaga kebersihan. Selain itu, orang dengan sistem imun yang lemah lebih rentan terinfeksi virus influenza A. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi hal yang sangat penting untuk meminimalkan risiko penularan. (ari)


