spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUJalan di Kilo Ditangani Darurat, Ancaman Banjir Hantui Warga Dompu

Jalan di Kilo Ditangani Darurat, Ancaman Banjir Hantui Warga Dompu

Dompu (suarantb.com) – Cuaca ekstrem di awal musim hujan di Kabupaten Dompu menyebabkan banjir. Banjir bandang di Kilo pada Senin (10/11/2025) sore menyebabkan ruas jalan di Dusun Enca Desa Kramat Kecamatan Kilo terputus.

Respons cepat BPBD Kabupaten Dompu yang langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi NTB dan meminta bantuan pengusaha tambak udang di Kilo untuk penggunaan alat beratnya. Sehingga akses jalan satu-satunya yang menghubungkan Kilo dengan wilayah lain di Dompu, bisa langsung ditangani dan dilewati, pada Selasa (11/11/2025).

“Alhamdulillah akses jalan yang putus di Enca sudah ditangani dengan darurat. Ada gorong-gorong plat baja berbentuk bundar sepanjang 8 meter dibawa Dinas PUPR Provinsi, kita juga koordinasi dengan pengusaha tambak udang di Kilo untuk alat beratnya. Kemarin langsung kita tanggani dan langsung bisa dilewati untuk akses jalan,” kata Plt. Kepala BPBD Kabupaten Dompu, H. Wan Muhtajun, S.T., di Dompu, Rabu (12/11/2025).

Ruas jalan yang putus, kata Wan Muhtajun, akibat diterjang air dari gunung. Sementara di area itu, tidak ada gorong-gorong. Sehingga air langsung melewati ruas jalan dan menyebabkan akses jalan yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi ini putus.

“Walaupun gorong-gorong untuk tanggap darurat, tapi tidak akan mudah dibawa arus banjir. Kemarin jalannya putus karena air tidak ada akses untuk menyeberang jalan, sehingga menerobos jalan dan menyebabkan jalan terputus. Sekarang sudah aksesnya melalui gorong-gorong,” ungkapnya.

Selain akses jalan di Kilo yang putus akibat banjir, akses jalan di Ria Desa Riwo Kecamatan Woja juga putus. Akses jalan ini putus akibat bersamaan antar banjir dari gunung dan air laut pasang pada Minggu dini hari. Akses jalan ini masuk kewenangan kabupaten dan belum diatasi, karena masih diupayakan pendanaannya.

Banjir juga terjadi di wilayah kota Dompu pascadiguyur hujan, Selasa (11/11/2025) siang hingga sore. Kendati tidak ada kerusakan pada fasilitas umum dan rumah warga yang hanyut, namun banjir kali ini merendam pemukiman warga yang ada di Kota Baru Kelurahan Bada, Kelurahan Bali, Kelurahan Karijawa, Potu, Simpasai, Kandai Dua hingga Wawonduru Kecamatan Woja.

“Kondisi terparah di Kotabaru. Banyak peralatan elektronik milik warga terendam banjir. Kalau di tempat lain, warganya sudah antisipasi ketika banjir, sehingga hanya rumahnya saja yang terendam banjir,” kata anggota BPBD Dompu lainnya.

Beri Pelayanan Medis

Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu bersama jajaran Puskesmas langsung bergerak dengan mobil ambulance memberikan pelayanan Kesehatan kepada warga terdampak banjir. Ini sudah menjadi SPO pelayanan kedaruratan yang harus diberikan petugas medis untuk mencegah meluasnya dampak banjir.

“Kita langsung berikan pelayanan Kesehatan kepada warga terdampak banjir. Termasuk di Dorebara yang terkena dampak banjir pertama (Minggu, 9/11/2025),” kata Omiyati Fatimah, S.Sos., MPH., di kantornya Rabu (12/11/2025).

Dari pelayanan kesehatan yang diberikan, rata-rata warga mengeluhkan gatal, sakit perut, dan pusing akibat terendam banjir. “Kita langsung berikan obat untuk dikonsumsi, juga minta agar beristrahat,” katanya. (ula)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO