spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSPj Sekda Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT BPR NTB

Pj Sekda Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT BPR NTB

Mataram (suarantb.com) – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H.Lalu Moh. Faozal, S.Sos.M.Si ditunjuk jadi Komisaris Utama PT BPR NTB. Hal ini dibenarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatakan saat ini telah masuk list nama Lalu Faozal untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test).

Kepala OJK NTB, Rudi Sulistyo menyatakan, hingga saat ini belum ada pengusulan nama-nama yang akan menduduki jajaran direksi PT BPR NTB. “Kayaknya ada sih (Lalu Faozal, red). Tapi nanti ya pastinya dia harus ngikutin fit and proper test Pak Sekdanya,” ujarnya.

Sebelum diusulkan ke OJK, Rudi menjelaskan bahwa Lalu Faozal harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya ada sertifikat keuangan dan manajemen risiko. “Ada sertifikasinya juga, dia harus lulus sertifikasi,” lanjutnya.

Di lain sisi, Pj Sekda NTB, Lalu Mohammad Faozal juga tidak membantah adanya informasi penunjukan dirinya tersebut. Sebaliknya, ia mengatakan penugasan ini langsung dari pimpinan, sehingga mau tidak mau harus dikerjakan.

“Namanya penugasan, minat saja lah. Selama menjadi tugas saya, saya kerjakan,” ujarnya, Senin, 10 November lalu.

Kendati demikian, Faozal mengaku hingga saat ini pihaknya belum mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Orang tes belum ada, baru RUPS,” lanjutnya.

Diketahui, beredar informasi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Mohammad Faozal ditunjuk jadi Komisaris Utama PT BPR. Ia ditunjuk pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan tersebut pada 27 Oktober lalu.

Saat ini, Faozal tercatat menjabat posisi definitif Asisten II Setda NTB, ia diamanahkan menjadi Pj Sekda NTB menggantikan Drs.H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.

PT BPR Sempat Melakukan Perombakan Setengah Direksi

Perombakan setengah dari direksi PT BPR NTB dilakukan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada Selasa, 15 Juli 2025 lalu.

Sejumlah nama pejabat diberhentikan dari posisi direksi. Sementara, beberapa pejabat yang tetap dipertahankan antara lain Direktur Bisnis merangkat Plt Diretur Utama, Hj. Dende Suciati, Direktur Kepatuhan merangkap Plt Direktur Operasional, Zulkifli Hamdani. Selanjutnya Plt Komisaris Utama, Ria Prayuniarti, dan Komisaris Independen, Syarif Mustaan. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO