spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATTingkatkan Ekomoni Keluarga, Ribuan Warga Lobar Terserap Bekerja di SPPG MBG

Tingkatkan Ekomoni Keluarga, Ribuan Warga Lobar Terserap Bekerja di SPPG MBG

Giri Menang (Suara NTB) – Keberadaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mampu menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat Lombok Barat. SPPG ini menyerap tenaga kerja hampir 2.250 orang. Dimana satu SPPG mempekerjakan 46-50 orang, dengan total SPPG yang beroperasi sebanyak 45 unit.

Salah seorang pekerja SPPG bernama Wulan, asal Dusun Tatar Daye Desa Pakuan kecamatan Narmada menuturkan dampak positif bagi masyarakat dan anak-anak yang mendapatkan program ini. Bagi warga seperti durinya bisa mendapatkan pekerjaan. “Karena tersedia Lapangan kerja dari MBG ini, sehingga yang menganggur bisa mendapatkan pekerjaan,”kata dia, kemarin.

Di satu dapur, ia bekerja bersama 50-55 orang. Pekerja banyak dari kalangan ibu, anak muda yang baru lulus pendidikan baik SMA sederajat maupun kuliah. Penghasilan yang diperoleh dari gaji MBG ini cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Selain itu, dampak nya bagi keluarga. Bagi para ibu, tidak khawatir lagi anaknya tidak dapat sarapan Karena sudah disiapkan dari MBG ini. Dari sisi Gizi anak-anak juga bisa terpenuhi.

Asisten I sekaligus Ketua Satgas SPPG MBG H Saeful Ahkam menerangkan relawan dapur satu SPPG mencapai 47 orang. “Ditambah sopir, satpam, ada sekitar 50 orang yang diserap (bekerja) di satu SPPG. Itu relawan dapur, bayangkan sarapan tenaga kerjanya luar biasa,”sebut Ahkam, akhir pekan kemarin. Para relawan dapur ini bekerja di berbagai pekerjaan, mulai dari memasak hingga supir kendaraan SPPG.

Para relawan dapur MBG ini pun mendapatkan lumayan besar, bahkan sesuai UMK. Hal ini kata dia, patut disyukuri sebagai bagian upaya menggerakkan ekomoni di bawah. Dengan meningkatnya nilai pendapatan masyarakat akan berimplikasi pada Belanja juga sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. Belum lagi dampak MBG ini, perputaran ekomoni dari penyerapan bahan baku masyarakat.

Bahan baku MBG ini, kata dia, sebagian besar diambil dari produk lokal. Sebab bagiamana pun SPPG tidak mau mengambil bahan baku ke suplayer yang berganti-ganti. Ketika bahan baku tidak sesuai standar Gizi menurut ahli gizi, maka SPPG bisa langsung beralih suplayer. Sehingga diharapkan para suplayer SPPG MBG ini menjaga mutu bahan baku. (her)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO