Kota Bima (Suara NTB) – Hingga pertengahan November 2025 ini, publik masih menanti kepastian tiga besar calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima. Padahal, seluruh rangkaian seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut telah tuntas dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Namun nama-nama yang lolos tiga besar belum juga dipublikasikan, menimbulkan sejumlah pertanyaan di kalangan ASN maupun masyarakat.
Plt. Kepala BPSDM Kota Bima, H. Alwi Yasin, memastikan bahwa proses seleksi sebenarnya telah selesai sepenuhnya. Seluruh nilai peserta sudah direkap dan diserahkan oleh panitia seleksi (pansel). Bahkan, tiga nama terbaik hasil penilaian asesor juga telah ditetapkan oleh pansel.
“Tiga nama hasil seleksi sudah ada (dari tim pansel),” sebutnya singkat saat dikonfirmasi pada Senin (17/11/2025).
Meski begitu, ia menegaskan bahwa hasil tersebut memang tidak dapat diumumkan saat ini. Hal itu bukan karena ada kendala teknis dalam proses seleksi, melainkan aturan yang mewajibkan pemerintah daerah menunggu persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Diumumkan setelah mendapat persetujuan BKN,” ujarnya.
Alwi memaparkan, seluruh berkas hasil seleksi sudah dikirimkan ke BKN dan kini tengah menunggu proses verifikasi. Tahap ini, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mekanisme seleksi jabatan pimpinan tinggi untuk memastikan prosedur berjalan sesuai regulasi nasional.
“Setelah mendapat lampu hijau dari BKN, hasil seleksi akan dikembalikan ke panitia seleksi. Baru kemudian bisa diumumkan secara resmi,” tambahnya.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada perubahan dalam hasil penilaian tiga besar. Semua proses seleksi telah berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Pihaknya berharap, persetujuan BKN dapat segera diterbitkan sehingga publik bisa mengetahui siapa tiga kandidat terbaik yang akan melangkah ke tahapan berikutnya.
Mekanisme seleksi Sekda ini menjadi perhatian karena posisi tersebut merupakan jabatan strategis dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah. Sekda berperan sebagai motor koordinasi antar-organisasi perangkat daerah, sekaligus penjaga ritme administrasi pemerintahan.
Keterlambatan pengumuman tiga besar sempat memunculkan spekulasi di kalangan internal birokrasi. Namun Alwi menegaskan bahwa proses berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada hambatan berarti. Ia meminta semua pihak bersabar menunggu proses verifikasi BKN selesai. “Kita tunggu persetujuan dari BKN, setelah itu akan diumumkan,” tutupnya. (hir)

