Tanjung (suarantb.com) – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Lombok Utara, optimis proyek fisik pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), tuntas sesuai batas akhir kontrak. Pasalnya, hingga pertengahan Nopember 2025, progres pembangunan sudah mencapai 70 persen.
Kepala Dinas PUPR Perkim KLU, Sahabudin, S.Sos., melalui Kepala Bidang Perkim, Yaya Fradana, ST., mengungkapkan program RTH Menggala menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Fasilitas publik ini disediakan untuk memperluas akses masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menyediakan objek rekreasi keluarga yang nyaman dan representatif.
Yaya menyatakan, fasilitas ini dibangun secara bertahap. Untuk tahun ini, pekerjaan berfokus pemadatan tanah, penimbunan, pemasangan talut, pembangunan amfiteater, serta pemasangan penanda RTH Menggala.
Ia menyebut bahwa awal November, capaian progres telah berada pada angka 63 persen dan terus mengalami peningkatan. Pihaknya optimistis, akhir November akan melampaui 70 Persen.
“Item pekerjaan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Tahapan selanjutnya dilanjutkan tahun 2026 dengan penambahan fasilitas penunjang berupa jogging track, lapangan mini soccer, serta area lapak dagang yang mendukung UMKM dan kuliner lokal.
Ia menyebut, tahap kedua akan dialokasi anggaran sekitar Rp2,5 miliar. Diharapkan dengan pembangunan sejumlah item, area RTH akan menjadi ruang publik sekaligus ikon bagi masyarakat Desa Menggala dan Lombok Utara pada umumnya.
“Fungsi RTH Menggala sebagai ruang publik akan memperkaya fungsi ruang yang tidak hanya asri, tetapi juga mampu menumbuhkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Sementara, kontraktor pelaksana, Sabahudin, menegaskan pihaknya akan memastikan pembangunan berjalan cukup baik dan telah menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menegaskan bahwa proyek tetap berada dalam jalur penyelesaian sesuai kontrak hingga Desember 2025.
“Pembangunan sudah menujukkan kemajuan yang signifikan. Pekerjaan timbunan dan pemadatan pada dasarnya sudah selesai, hanya beberapa titik yang perlu dipadatkan ulang karena cuaca hujan beberapa waktu terakhir,” ucapnya.
Ia menyambung, bahwa pekerjaan besar seperti ampitheater, paving block, hingga instalasi lampu telah dipersiapkan dan sebagian material sudah dipesan. Menurutnya, dua jenis pekerjaan mayor sudah dikerjakan dan sisanya akan dapat diselesaikan dalam waktu relatif cepat.
“Kami optimis bisa selesai tepat waktu. Pekerjaan utama sudah berjalan, instalasi listrik dan titik lampu juga siap,” demikian Sabah. (ari)



