Mataram (Suara NTB) – Menjelang penutupan pendaftaran seleksi terbuka pengisian sembilan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram pada Senin (24/11/2025), dua jabatan strategis tercatat masih kurang pelamar. Kedua jabatan tersebut adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Kepala BKPSDM Kota Mataram, Taufik Priyono mengatakan, dari sembilan jabatan yang dilelang, hanya dua jabatan tersebut yang belum memenuhi persyaratan minimal yakni empat pelamar per posisi.
“Kita masih menunggu pelamar untuk dua OPD yang belum lengkap sampai batas penutupan hari ini, Senin (24/11/2025) pukul 23.59 Wita,” ujarnya.
Taufik yang akrab disapa Yoyok mengungkapkan bahwa sejak pekan kemarin belum ada penambahan pendaftar pada dua jabatan tersebut. DPMPTSP baru diikuti dua pelamar, sementara Bappeda tiga pelamar, sehingga masih dibutuhkan tambahan pelamar untuk memenuhi ketentuan seleksi terbuka.
Sementara itu, tujuh jabatan lainnya telah memenuhi syarat minimal pendaftaran. Bahkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencatat jumlah pendaftar antara lima hingga belasan orang, menandakan tingginya minat untuk mengisi jabatan tersebut.
Sebelumnya, BKPSDM Kota Mataram telah memperpanjang masa pendaftaran yang awalnya berakhir pada 17 November 2025 karena minimnya pendaftar di sejumlah OPD. Yoyok menjelaskan bahwa perpanjangan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan sistem dan regulasi terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Perpanjangan ini murni mengikuti sistem terbaru BKN. Kita ingin seleksi berjalan sesuai mekanisme dan memenuhi syarat minimal pendaftar,” jelasnya.
Dengan semakin dekatnya tenggat waktu pendaftaran, BKPSDM berharap jumlah pelamar untuk dua jabatan yang masih kosong bisa terpenuhi agar seluruh proses seleksi dapat berjalan sesuai jadwal dan ketentuan. (pan)



