spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAUdang dan Rumput Laut dari Perairan Sumbawa Kuasai Produksi NTB

Udang dan Rumput Laut dari Perairan Sumbawa Kuasai Produksi NTB

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbawa, Dedi Heri Wibowo memaparkan, data menunjukkan udang Sumbawa menyumbang 72,92 persen.

Sementara rumput laut mencapai 67 persen dari total produksi NTB.

“Angka ini menegaskan posisi Sumbawa sebagai pusat ekonomi laut dan peluang besar untuk pengembangan usaha lokal,” kata Dedi.

Pemkab mendorong pengolahan hasil laut langsung di daerah. Udang diolah menjadi produk beku, siap saji, dan bahan baku industri makanan. Rumput laut diolah menjadi agar-agar, kosmetik, hingga produk farmasi.

“Konsep hilirisasi ini bisa meningkatkan nilai produk, memperluas pasar, dan membuka lapangan kerja baru bagi UMKM dan masyarakat pesisir,” tegas Dedi.

Pemkab Sumbawa menegaskan sektor perikanan dan kelautan menjadi penggerak utama ekonomi lokal.

Budidaya udang dan rumput laut menjadi andalan masyarakat pesisir untuk meningkatkan pendapatan sekaligus membuka peluang usaha baru.

Dedi menekankan kualitas udang dan rumput laut Sumbawa tinggi dan diminati pasar nasional maupun internasional.

“Udang dan rumput laut memiliki permintaan stabil. Kita harus mengelolanya dengan serius agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Dedi melanjutkan, Sumbawa tengah memperkuat fasilitas pascapanen, pelatihan budidaya modern, dan akses pembiayaan. Kolaborasi antara petani, pelaku usaha, dan UMKM juga didorong agar rantai pasok kelautan lebih efisien dan berkelanjutan.

Pengembangan udang dan rumput laut meningkatkan pendapatan keluarga pesisir, mendorong pertumbuhan usaha lokal, dan memperluas akses pasar.

Sementara itu, Pemprov NTB terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor-sektor potensial daerah, seperti pertanian, kelautan, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Dr.Ir.H. Iswandi, M.Si mengatakan, setiap sektor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Termasuk pada skala desa.

Dalam RPJMD pemerintah daerah telah menetapkan arah pemgembangan sektor-sektor potensial melalui program unggulan Agromaritim yang fokusnya untuk membentuk eko sistem industri Agromaritim dari hulu ke hilir. Dukungan diprioritaskan untuk menguatkan swasemenda pangan serta hilirisasi dan industri pengolahan.

“Sektor-sektor potensial tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat kita. Pemerintah terus memberikan dukungan, misal pada sektor pertanian, seperti mulai dari penyediaan benih unggul, pupuk, hingga fasilitasi pemasaran hasil panen,” ujarnya. Langkah ini, lanjut Iswandi, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

“Masing-masing daerah, tentu memiliki potensi pada sektor yang berbeda-beda. Itu yang akan kita upayakan untuk terus dikembangkan,” ujarnya. (r)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO