spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDistan KSB Cek Kesehatan 1.000 Ekor Sapi Bantuan Sebelum Disalurkan

Distan KSB Cek Kesehatan 1.000 Ekor Sapi Bantuan Sebelum Disalurkan

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) baru-baru ini melaksanakan pemeriksaan kesehatan massal terhadap 1.000 ekor sapi bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Bantuan ternak yang bersumber dari pengadaan program pokok pikiran (Pokir) para anggota DPRD KSB dan bantuan program pemerintah KSB melalui Distan setempat itu, satu per satu dicek kondisinya oleh petugas sebelum akhirnya disalurkan kepada warga penerima.

Kepala Distan KSB, Jamilatun,S.Pt., melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) drh. Hikmatul Azmy menjelaskan, kegiatan pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan kondisi fisik ternak bantuan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah. “Seluruh hewan ternak harus melewati proses pemeriksaan agar saat diterima warga benar-benar sehat,” katanya, Selasa, 25 November 2025.

Sebelum dicek kesehatannya, Hikmatul menuturkan, sapi-sapi yang didatangkan dari berbagai daerah itu terlebih dahulu dilakukan karantina. Prosedur karantina wajib dijalankan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan berbahaya yang kemungkinan diidap sapi bantuan tersebut. “Hewan baru datang kita karantina, dicek proses administrasi dan lain-lain juga sekalian,” paparnya.

Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik, kondisi tubuh, kesesuaian spesifikasi, hingga kelayakan konsumsi dan budi daya. Hal ini penting agar bantuan benar-benar memberikan manfaat dan tidak menimbulkan risiko kesehatan maupun kerugian bagi penerima.

Dengan telah diselesaikannya rangkaian pemeriksaan, sapi-sapi tersebut, Hikmatul menyatakan, bantuan ternak sapi itu siap didistribusikan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat. “Program ini tentu kita harapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor peternakan lokal,” tukasnya.

Lebih jauh Hikmatul menambahkan, pemeriksaan dan pengecekan kesehatan hewan ternak menjadi agenda wajib yang diselenggarakan Distan KSB melalui Bidang Keswan Kesmavet. Agenda itu guna memastikan seluruh ternak masyarakat tetap sehat dan sekaligus mencegah kemungkinan pengembangan penyakit berbahaya yang bisa menyerang ternak.

“Pengawalan kesehatan ternak tidak saja pada jenis-jenis ternak besar. Ternak jenis unggas yang diusahakan masyarakat juga kita kawal,” imbuhnya. (bug/*)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO