Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata Kota Mataram menggelar roadshow film pendek festival film sangkareang di enam sekolah tingkat menengah atas. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah awal untuk membentuk sineas muda di ibukota Provinsi NTB.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Dr. Cahya Samudra menjelaskan, roadshow film pendek tingkat pelajar Festival Film Sangkareang tahun 2025, merupakan lanjutan dari Festival Film Sangkareang jilid I.

Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi dan empati bahwa banyak komunitas film atau sineas yang berkreasi dari bawah, sehingga festival ini diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan potensi mereka. “Festival Film Sangkareang jilid II sebagai tempat bagai sineas muda untuk berkreasi,” terangnya.
Pelatihan digelar di enam sekolah di antaranya, SMAN 1 Mataram, SMAN 2 Mataram, SMAN 5 Mataram, MAN 2 Mataram, SMKN 5 Mataram, dan SMA Kesuma Mataram.

Cahya menambahkan, tim FFS mengedukasi pelajar cara memproduksi film pendek. Pelajar akan mendapatkan cara mengenali instrumen film, cara memproduksi, serta menghargai hasil karya dari film itu sendiri.
Setelah belajar memproduksi film lanjutnya, pihaknya akan membuat lomba diharapkan melahirkan talenta serta sineas muda di Kota Mataram. “Setelah workshop nanti akan ada lomba film pendek yang bisa diikuti di awal bulan Desember,” terangnya.

Mantan Camat Sekarbela menambahkan, film pendek yang diproduksi oleh pemuda di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur menjadi motivasi bagi sineas muda di Kota Mataram. Film pendek karya para pemuda Lombok Timur sempat ramai bahkan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
Produksi film pendek ini bisa menjadi industri kreatif bukan saja sebagai hobi, melainkan sumber mata pencarian bagi mereka di jenjang berikutnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin banyak muncul sineas muda yang menyalurkan bakat di dunia perfilman, sehingga meningkatkan pariwisata dari segi industri kreatif. (cem/*)





