spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBFokus Usaha Pertanian, KMP Desa Batu Putih Siapkan Aktivitas

Fokus Usaha Pertanian, KMP Desa Batu Putih Siapkan Aktivitas

Taliwang (suarantb.com) – Pasca terbentuk di seluruh desa/kelurahan, keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sedang menyiapkan aktivitasnya. Seperti KMP Desa Batu Putih, Kecamatan Taliwang, meski koperasinya sudah terbentuk, namun pengurusnya belum berani menjalankan berbagai unit usaha yang telah ditetapkannya.

‘’Kalau administrasi, pengurus dan jenis usaha yang akan dikelola sudah selesai. Tapi, ya mau jalan, pengurusnya masih bingung juga,’’ ungkap kepala Desa Batu Putih, Sahriluddin, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Sahril, KMP di desanya menetapkan fokus kegiatan usahanya pada bidang usaha pertanian dan simpan pinjam. Namun untuk mulai melaksanakannya masih terbentur soal pendanaan, termasuk kemampuan pengurus melaksanakan kegiatan usahanya.

Selanjutnya ia mengatakan, pihaknya sangat mendukung program koperasi desa tersebut. Apalagi unit usaha yang disiapkan KMP di desanya sesuai dengan kebutuhan dalam mendukung kegiatan perekenomian masyarakat setempat.

“Kami kan banyak petani dan peternak. Kalau kegiatan usaha pertanian yang dikelola koperasi jalan, pasti kebutuhan masyarakat untuk kegiatan pertaniannya bisa lewat koperasi itu,” imbuhnya.

Dapat Stimulan Rp25 Juta
Sementara itu, sebanyak 50 model Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di NTB dapat stimulan Rp25 juta dari Bank Himbara. Koperasi ini sebagai model bisnis program pemerintah pusat tersebut. Dari total 50 model, di ambil dari 10 kabupaten/kota. Masing-masing daerah diambil lima koperasi.

Penjabat (Pj) Sekda NTB, H.Lalu Moh.Faozal, S.Sos.M.Si mengatakan, pembentukan Kopdes di NTB sudah tuntas. Sebanyak 1.166 Kopdes di NTB sudah berbadan hukum. Namun, untuk core bisnisnya belum ditentukan.

“Dari sekian ribu Kopdes itu kita buat model di 50 untuk bisnisnya. Karena dari sisi pendiriannya sudah klir, 100 persen semuanya sudah selesai. Yang belum itu bisnisnya,” ujarnya, Kamis, 6 November 2025.

Menurutnya, untuk membangun bisnis Kopdes, Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal menyarankan Bank Himbara memberikan stimulan senilai Rp25 juta kepada 50 model Kopdes sebagai modal awal mereka. Saat ini, mereka dikatakan telah mendapatkan pelatihan kepengurusan terhadap bisnis itu.

“Bisnisnya disupport, kita di Pemprov NTB diminta untuk mendorong bisnisnya, memberikan stimulus itu 25 juta. Dengan menggandeng Himbara bukan dikasih percuma, tapi itu adalah pinjaman lunak untuk memulai proses bisnis dia,” jelasnya.

Asisten II Setda NTB itu mengungkapkan, kini TNI tengah membangun 137 gerai Kopdes Merah Putih di NTB. Pengerjaan gerai sebagai bisnis Kopdes ini ditargetkan rampung di awal tahun nanti.

Di sisi lain, Staf Khusus Menteri Koperasi, Ambar Pertiwiningrum mengatakan proyek pembangunan gerai akan dimulai di 41 titik lokasi yang telah telah tuntas status lahannya. Seluruh proses pembangunannya akan melibatkan TNI melalui kerja sama dengan PT Agrinas Nusantara.

Ia menjelaskan, nantinya akan dibangun bisnis yang terdiri dari gerai sembako, kantor koperasi, unit simpan pinjam, klinik, apotek, gudang logistik, dan cold storage. “Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan, dengan target penyelesaian pada 31 Januari mendatang,” ujarnya.

Untuk tahap awal, rencana pembangunan Kopdes Kelurahan Merah Putih akan mencakup 20 ribu unit di seluruh Indonesia, termasuk 137 unit di NTB. Namun, proses pembangunan difokuskan terlebih dahulu pada lahan-lahan yang sudah siap secara administratif dan fisik.
“Lahan yang akan dibangun harus berstatus clean and clear, bukan kawasan hutan, tidak memerlukan cut and fill, serta merupakan aset desa,” jelasnya. (bug/era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO