spot_img
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMVaksin Tetanus Menyasar 16.000 Siswa

Vaksin Tetanus Menyasar 16.000 Siswa

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kota Mataram, menggencarkan vaksin tetanus bagi siswa di sekolah dasar. Vaksinasi akan menyasar 16.000 siswa di kelas I dan II.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan menjelaskan, vaksin tetanus merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Program ini tindaklanjut dari arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Vaksin tetanus diprioritaskan bagi siswa-siswi kelas I dan II tingkat sekolah dasar. Tujuannya agar anak terhindar dari penyakit mematikan tersebut. “Jadi kita hanya sebagai pelaksana saja. Program imunisasi ranahnya Kementerian Kesehatan,” jelas Emirald dikonfirmasi pada, Rabu, 3 Desember 2025.

Sasaran program imunisasi sekitar 16.000 lebih siswa. Emirald mengakui, capaian di triwulan ketiga baru mencapai 52 persen. Kendati demikian, tidak ada target khusus karena tidak masuk dalam pelaporan SPM.

Pemerintah menggencarkan vaksin tetanus bukan berarti ada temuan kasus. Program digencarkan sebagai bentuk pencegahan penularan penyakit. “Ada atau tidak ada kasus tetap menjadi program wajib pemerintah pusat,” jelasnya.

Emirald mengakui, imunisasi tidak sepenuhnya berjalan lancar. Terkadang orang tua siswa menolak anaknya divaksin dengan berbagai alasan tertentu. Akan tetapi, sosialisasi dan edukasi menjadi kunci utama agar program dapat diterima oleh masyarakat.

Terkadang lanjut dia, masyarakat mendapatkan informasi tidak valid atau benar dari media sosial. Informasi keliru memicu enggan memberikan anaknya di imunisasi. “Sekarang ini banyak sumber dari medsos, sehingga informasi yang diterima keliru. Ini yang agak berat kita lawan,” ujarnya.

Secara prosedural vaksinasi diawali dengan proses screnning. Pendataan dilakukan berkaitan dengan tertib administrasi sebagai langkah penanganan pasca imunisasi.
Ia mengimbau masyarakat mendukung program imunisasi dari pemerintah. Imunisasi telah dikaji secara ilmiah dan memberikan manfaat bagi anak maupun masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu menolak program imunisasi tersebut. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO