spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMA150 Warga Bima Jalani Operasi Katarak Gratis

150 Warga Bima Jalani Operasi Katarak Gratis

Kota Bima (suarantb.com) – Sebanyak 150 warga Kabupaten dan Kota Bima mendapatkan layanan operasi katarak gratis melalui kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Hari Juang TNI AD ke-80 Tahun 2025 di RS Sultan Abdul Kahir II (RSAD) Bima. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya mereka yang terkendala biaya untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Asisten III Setda Kota Bima, Drs. M. Saleh, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan program ini menyasar warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak dan telah lama menunggu akses pelayanan kesehatan yang memadai. Menurutnya, operasi katarak gratis tidak hanya membantu warga memulihkan penglihatan, tetapi juga meningkatkan kembali produktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

“Sinergi lintas sektor ini memperkuat keberhasilan kegiatan, sekaligus menggambarkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bima,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Pelayanan operasi melibatkan tenaga medis dari RSAD Bima, didukung oleh Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), BPJS Kesehatan, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kolaborasi banyak pihak ini memastikan pelaksanaan operasi berjalan sesuai standar medis sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi warga.

Saleh menambahkan bahwa gangguan penglihatan akibat katarak masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Bima, terutama pada kelompok usia lanjut. “Karena itu, pemerintah terus mendorong pelaksanaan kegiatan sosial serupa agar dapat menyentuh lebih banyak warga yang membutuhkan,” tuturnya.

Kegiatan operasi katarak gratis ini juga merupakan bagian dari upaya menekan angka kebutaan akibat katarak. Dengan kembali memperoleh penglihatan yang lebih baik, warga diharapkan mampu menjalani aktivitas secara mandiri, meningkatkan kualitas hidup, dan berkontribusi lebih optimal di lingkungan sosial maupun ekonomi.

Pemerintah Kota Bima berharap kolaborasi antara RSAD Bima, PERDAMI, BPJS Kesehatan, dan instansi pendukung lainnya dapat terus berlanjut. “Program yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat ini dinilai sangat efektif mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara luas,” katanya.

Keberhasilan kegiatan kali ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas layanan kesehatan gratis serupa, sehingga semakin banyak warga Bima mendapatkan akses pelayanan, terutama mereka yang selama ini terkendala akses dan biaya. (hir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO