spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWABupati Tegaskan Komitmennya untuk Mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera

Bupati Tegaskan Komitmennya untuk Mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera

Mataram (suarantb.com) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Khususnya terkait target pembangunan jangka pendek, sebagaimana pernah disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa belum lama ini.

Bupati menegaskan komitmennya untuk “Mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera”.

“Ini yang akan diwujudkan melalui lima misi utama pembangunan, yaitu SDM dan sosial budaya yang unggul, pemerintahan, birokrasi, dan hukum yang unggul, lam, lingkungan, dan infrastruktur yang unggul, perekonomian yang maju, serta masyarakat yang Sejahtera,” paparnya.

Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan visi dan misi ini, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menuangkannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa 2025-2029, yang harus ditetapkan paling lambat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah.

“RPJMD ini akan menjadi pedoman utama dalam perencanaan program perangkat daerah selama lima tahun ke depan, serta akan disusun selaras dengan RPJPD, RPJMD Provinsi, dan RPJMN agar pembangunan di Kabupaten Sumbawa sejalan dengan kebijakan nasional,” tegasnya.

Dalam jangka pendek, khususnya enam bulan pertama tahun 2025, Bupati menekankan sejumlah prioritas utama di berbagai bidang.

Dalam bidang sumber daya manusia dan sosial budaya, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjamin layanan pendidikan yang aman dan lancar dengan memastikan kehadiran serta partisipasi siswa dan tenaga pendidik.

Selain itu, peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi perhatian utama, termasuk penyediaan fasilitas dan tenaga medis profesional di RSUD dan Puskesmas.

Wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara juga terus diperkuat demi menjaga persatuan dan kedamaian. Di sektor ketenagakerjaan, optimalisasi peran Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi strategi utama dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja.

Di bidang pemerintahan, birokrasi, dan hukum, Bupati mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja lebih profesional, disiplin, dan berintegritas.

Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi langkah penting dalam mempercepat digitalisasi layanan birokrasi. Selain itu, efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 menjadi pedoman utama dalam pengelolaan keuangan daerah. Guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, pemerintah daerah juga berupaya memperoleh kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Di sektor sumber daya alam, lingkungan, dan infrastruktur, revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menjadi prioritas agar pembangunan lebih terarah. Pemerintah menargetkan 80% jalan dalam kondisi mantap melalui program perbaikan dan pemeliharaan.

Selain itu, keberlanjutan sumber daya air dan hutan akan dijaga melalui pengelolaan batas hutan yang lebih baik. Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta fasilitas seni, budaya, dan olahraga, termasuk GOR Mampis Rungan, juga menjadi fokus utama dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sementara itu, dalam bidang kesejahteraan masyarakat, percepatan penanggulangan kemiskinan menjadi agenda utama mengingat angka kemiskinan masih di atas 10%. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi target penting agar sumber daya manusia (SDM) Sumbawa lebih kompetitif di tingkat lokal, regional, dan nasional. Tak hanya itu, pemerintah berupaya memperluas kesempatan kerja serta mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah strategis dalam mengurangi pengangguran.

Sebagai penutup, Bupati menegaskan bahwa seluruh pembangunan Kabupaten Sumbawa periode 2025-2029 akan berlandaskan pada prinsip “Imtaq yang Kuat dan Iptek yang Unggul”, serta didukung oleh percepatan, inovasi, dan nilai tambah dalam pengelolaan setiap program.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder dan masyarakat. Semoga ikhtiar kita dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemprov NTB terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor-sektor potensial daerah, seperti pertanian, kelautan, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Dr.Ir.H. Iswandi, M.Si mengatakan, setiap sektor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Termasuk pada skala desa.

Dalam RPJMD pemerintah daerah telah menetapkan arah pemgembangan sektor-sektor potensial melalui program unggulan Agromaritim yang fokusnya untuk membentuk eko sistem industri Agromaritim dari hulu ke hilir. Dukungan diprioritaskan untuk menguatkan swasemenda pangan serta hilirisasi dan industri pengolahan.

“Sektor-sektor potensial tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat kita. Pemerintah terus memberikan dukungan, misal pada sektor pertanian, seperti mulai dari penyediaan benih unggul, pupuk, hingga fasilitasi pemasaran hasil panen,” ujarnya. Langkah ini, lanjut Iswandi, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

“Masing-masing daerah, tentu memiliki potensi pada sektor yang berbeda-beda. Itu yang akan kita upayakan untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Selain pertanian, sektor kelautan juga menjadi fokus. Termasuk pariwisata. Menjadi program unggulan NTB Pariwisata Berkualitas yang arah pengembangannya diintegrasikan dengan pariwisata Bali dan NTT.

Pariwisata NTB terintegrasi dengan pariwisata Bali dan NTT sehingga diperkuat dari sisi konektivitas logistik maupun mobilitas orang atau penumpang. ‘’Dengan demikian standar destinasi yang ada di NTB mesti mengikuti standar-standar yang berlaku secara internasional karena Bali menjadi Hub pariwisata internasional,’’ ujarnya. (r)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO