Giri Menang (Suara NTB) – Aula SMPN 2 Lingsar menjadi saksi keseruan Festival Panen Hasil Belajar dalam rangka Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Acara yang diselenggarakan di bawah pengawasan Penjabat (Pj) Bupati H. Ilham, S.Pd, M.Pd,, didukung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lobar Maad Adnan, S.Pd., M.Pd, serta Kepala Plt. BGP NTB, Drs. Suka, M.Pd.
Dalam arahannya, Pj Bupati Lobar H. Ilham menegaskan peran sentral guru dalam mendukung peningkatan usia rata-rata lama sekolah di kabupaten tersebut. Mantan Kepala Dinas Dikbud Lobar ini juga mengajak para guru penggerak untuk terus bergerak dan menginspirasi, tidak hanya selama mengikuti program saja. tetapi nanti ketika sudah dinyatakan lulus.
Ketua Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lobar Dedi Yusuf, M.Pd, yang juga menjadi koordinator pelaksana kegiatan, menjelaskan acara ini berlangsung selama 2 hari. Hari Sabtu tanggal 27 April merupakan kelas belajar bagi para guru penggerak, sementara puncaknya adalah Festival Panen Hasil Belajar pada hari Minggu, 28 April.
Sebanyak 65 calon guru penggerak telah menyiapkan stand pameran yang menampilkan secara jelas dan nyata program serta hasil belajar yang mereka capai selama program pendidikan guru penggerak.Dedi menegaskan bahwa keberhasilan acara ini berkat kerjasama yang solid antara BGP, Dikbud, serta para pengajar praktik dan calon guru penggerak, bahkan Kepala Bidang GTK Dr. Ahmad Sujai, M.Pd. memantau langsung persiapan yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Pada festival ini, kepala sekolah dari masing-masing CGP juga turut hadir memberikan dukungan maksimal kepada para guru penggerak.
Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh penampilan peserta didik. Siswa-siswi dari berbagai sekolah menampilkan tarian tradisional seperti Gandrung dan Tari Budaya Sasak, serta peragaan busana hasil karya siswa-siswi SMK N 1 Gerung. Kegiatan ini menjadi tonggak akhir sebelum para calon guru penggerak dinyatakan lulus dalam program pendidikan tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Barat.
Acara Festival Panen Hasil Belajar Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lobar berhasil menarik perhatian masyarakat pendidikan. Melalui serangkaian kegiatan yang dipenuhi semangat dan dedikasi, para guru penggerak angkatan 9 berhasil memamerkan karya-karya mereka yang menginspirasi.
Kepala sekolah dari berbagai CGP hadir memberikan dukungan penuh kepada para guru penggerak. Dengan kerjasama yang solid antara BGP, Dikbud, pengajar praktik, dan calon guru penggerak, acara ini menjadi sebuah momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lobar. (her)