BerandaNTBLOMBOK BARATTiap Tahun Dihantui Banjir Rob, Warga Taman Ayu Desak Dibangunkan Pemecah Gelombang

Tiap Tahun Dihantui Banjir Rob, Warga Taman Ayu Desak Dibangunkan Pemecah Gelombang

Giri Menang (Suara NTB) – Ratusan Kepala Keluarga (KK) diterjang banjir rob di Dusun Taman dan Jeranjang Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung sejak beberapa hari terakhir. Rabu 5 Juni 2024 kemarin, banjir rob lumayan besar kembali melanda wilayah itu dan merendam ratusan rumah warga.

Hampir tiap tahun warga setempat dihantui banjir rob, sehingga mendesak pemerintah membangun pemecah gelombang atau breakwater.Ditemui saat penyerahan bantuan kepada warga terdampak di Dusun Taman, Kepala Desa Taman Ayu Tajuddin mengatakan warganya yang terdampak sebanyak 178 KK. “Banjir rob sejak semingguan, kali ini yang terbesar ada 178 KK terdampak,”katanya.

Banjir rob disebabkan karena cuaca buruk yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini, ketinggian gelombang lebih dari satu meter, sehingga saat air laut pasang, air laut sampai naik ke halaman dan masuk juga ke rumah warga.

Dikatakan, banjir rob ini hampir terjadi setiap tahun di Taman Ayu dan untuk penanganannya harus dibangun pemecah gelombang yang telah lama diusulkan pihaknya. “Harapan kami ini harus segera ada solusi taktis dari pemerintah, perlu dibangun breakwater atau pemecah gelombang yang telah lama kami usulkan,” tegasnya.
Sebab kendati sudah ada dipasang growing, tetapi growing yang sudah terpasang tidak memberikan dampak yang signifikan dalam mencegah terjadinya banjir rob, sehingga masyarakat meminta dibuatkan pemecah gelombang.

Saat ini abrasi yang terjadi di pesisir pantai Taman Ayu sudah mengikis sekitar 50 meter bibir pantai sejak beberapa tahun terakhir ini. Kalau ini tidak ditangani serius pemerintah atau pihak terkait, maka dampaknya semakin parah menggerus rumah warga. Saat ini saja ada rumah warga yang harus dilakukan relokasi, karena rumah untuk terlalu dekat dengan pantai.”Satu rumah warga harus kita relokasi, itu rumah anak yatim,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Lobar H. Tohri mengatakan saat ini masyarakat di Desa Taman Ayu sedang diterjang banjir Rob, dan kondisi ini tidak hanya terjadi sekali, tetapi berkali-kali setiap tahunnya.”Pada awal tahun memang lebih parah, kalau saat ini masih di halaman warga,”katanya.

Untuk penanganan ke depan, ujarnya, di tahun 2014 lalu sudah direncanakan akan membuat talud, tapi tidak jadi dilakukan. “Ketika kita membuat talud seperti di Kuranji, masalah baru timbul, nelayan tidak bisa menyandarkan perahu di sana, sehingga rencana itu hilang sampai saat ini belum ada lagi,” ujarnya.(her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO