Sumbawa Besar (Suara NTB)-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa, memprediksi usai tempat pembuangan akhir (TPA) di Raberas, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa hanya bertahan sekitar 800 hari atau sekitar 2,5 tahun.
“Dari perhitungan kemarin itu, luas landfill 1,2 hektare dengan ketinggian tumpukan sampah 6000 meter kubik diprediksi hanya mampu bertahan selama 800 hari saja,” kata Kepala UPTD persampahan Yulhaidir kepada Suara NTB, Rabu 5 Juni 2024
Dikatakannya, produksi sampah per hari mencapai 60-75 ton di hari-hari biasa. Namun jumlah tersebut bisa bertambah sesuai dengan kondisi di lapangan, salah satunya ketika terjadi bencana maka volume sampah pasti meningkat.
“Rata-rata per hari 75 ton sampah yang masuk ke TPA, hal ini memperparah umur TPA yang sudah beroperasi sejak puluhan tahun yang lalu tersebut,” ujarnya.
Yul melanjutkan, TPA Raberas mulai digunakan sejak tahun 1995 hingga saat ini. Artinya TPA ini sudah berusia sekitar 29 tahun sehingga sudah harus dilakukan relokasi untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan salah satunya kebakaran.
“Sebenarnya TPA kita sudah harus direlokasi, namun hingga saat ini upaya untuk melakukan hal tersebut belum bisa kita lakukan karena anggaran kita sangat terbatas,” jelasnya.
Upaya relokasi TPA ini juga sudah disuarakan ke Pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu karena kondisinya yang semakin kritis. Namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut, padahal kondisinya sudah sangat mendesak.
“Opsi terbaik jika tidak ada pengadaan lokasi baru untuk TPA yakni dengan melakukan tukar guling, karena untuk proses pengadaan lahan butuh anggaran yang cukup besar,” tambahnya.
Apalagi beberapa fasilitas penting di TPA saat ini sudah dalam kondisi rusak. Salah satunya saluran pembuangan gas lindi yang sudah rusak termasuk juga cerobong gas metan juga sudah tidak berfungsi sehingga sangat rawan terjadi bencana kebakaran.
“Kami berharap dua sarana penunjang tersebut bisa diperbaiki karena dampaknya sangat buruk jika dibiarkan salah satunya bencana kebakaran,” tukasnya. (ils)

