spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMJangan Sebatas Coba-coba

Jangan Sebatas Coba-coba

MANGKRAKNYA lantai dua pada sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram menimbulkan keprihatinan. ‘’Untuk memanfaatkan lantai dua memang dibutuhkan berbagai inovasi,’’ kata anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, kemarin.

Seperti diketahui, Disdag (Dinas Perdagangan) Kota Mataram berencana memanfaatkan lantai dua Pasar Cemara sebagai pusat kuliner. Terhadap rencana tersebut, dewan mengatakan, berbagai persiapan harus dilakukan secara maksimal. Langkah pertama yang perlu dilakukan, menurut Zaini, adalah bagaimana menjamin supaya lantai satu Pasar Cemara dalam kondisi bersih.

‘’Itu (lantai satu, red) harus steril, harus bersih. Sehingga masyarakat tertarik untuk datang ke sana,’’ ujarnya. Mantan Ketua DPRD Kota Mataram ini tidak menyangkal, tidak hanya Pasar Cemara, pasar-pasar tradisional lainnya yang notabene dibangun dua lantai, juga bernasib serupa. ‘’Memang kendalanya itu sudah, malas orang naik ke lantai dua. Kebon Roek kosong, Dasan Agung juga sempat kosong. Cuma di Pasar Cakra saja yang masih kita lihat dimanfaatkan,’’ ungkap Zaini.

Oleh karena itu, politisi Partai Demokrat ini meminta Disdag Kota Mataram meninjau dari berbagai aspek rencana menjadikan lantai dua Pasar Cemara sebagai pusat kuliner. ‘’Lakukanlah studi kelayakan dulu. Supaya jangan nanti berwacana hanya sebentar kemudian tidak lagi. Makanya kita minta ini dikaji dulu,’’ imbuhnya.

Ditegaskan Zaini, bahwa dewan tidak menghalangi inovasi yang dilakukan oleh Disdag Kota Mataram. Hanya saja, kata dia, sebuah inovasi harus dibarengi dengan perencanaan yang matang. ‘’Jangan hanya coba-coba sesaat itu,’’ cetusnya. Misalnya, kata anggota dewan dari daerah pemilihan Selaparang ini, Disdag Kota Mataram juga pernah merencanakan pusat kuliner di Pasar Rembiga. ‘’Tetapi sekarang malah jadi pasar ikan,’’ katanya.

Pantauan Suara NTB, minat masyarakat terhadap pasar ikan hias di Pasar Rembiga terbilang minim. ‘’Sebenarnya bagus juga pasar ikan hias, cuma itu butuh sosialisasi. Saya rasa masyarakat masih banyak yang belum tahu bahwa di sana itu ada pasar ikan hias,’’ ucapnya. (fit)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO