spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATKasus Kebakaran di Lobar Meningkat

Kasus Kebakaran di Lobar Meningkat

Giri Menang (Suara NTB) – Kasus kebakaran di Lombok Barat (Lobar) meningkat tahun ini. Hingga saat ini terdapat 42 kasus kebakaran. Kodisi cuaca yang panas menjadi salah satu faktor pemicu kebaran baik terhadap bangunan rumah warga, lahan maupun lainnya. Di samping faktor lainnya seperti konsleting listrik, tabung LPG dan kelalaian warga.

Kepala Damkar Lobar, H.M. Sahlan, kemarin  menyebutkan, jumlah kasus kebakaran di Lobar sudah mencapai 42. Dikatakan, 42 kasus kebakaran itu mulai durasi Januari hingga akhir Agustus (awal September) termasuk kejadian di Ponpes Nurul Hakim, Kediri. Dibanding tahun lalu, kasus kebakaran mencapai 45 hingga akhir tahun (Desember red). Sementara tahun ini hingga awal September ini sudah 42 kasus.

“Kasus kebakaran trennya meningkat. Harapan kami di Damkar tentu tidak terjadi lagi kasus kebakaran,” katanya. Disebutkan, dari 42 kejadian kebakaran tersebut, 11 di antaranya kebakaran lahan. Sedangkan sisanya, kebakaran rumah, bangunan, mobil dan gudang serta lainnya. Kebakaran bangunan atau rumah ini jelasnya kalau dilihat kasus yang terjadi selama ini di Lobar, kebanyakan disebabkan oleh konsleting listrik. Karena warga asal sambung kabel dan cok, tanpa melihat kekuatan kabel.

Kondisi kabel juga tidak standar, di mana yang berbahaya adalah kebal serabut. “Kapasitas kabel itu tidak sesuai dengan daya yang dialiri, tidak mampu dia. Itu menyebabkan panas dan mudah terbakar,” imbuhnya. Selain itu, kebakaran lahan tahun ini cukup tinggi selama tahun ini. Hal ini sebabkan situasi dan kondisi cuaca, di mana berdasarkan informasi perkiraan BMKG bahwa Lobar dan sebagian besar wilayah Lombok lainnya masuk zona merah, artinya sangat kering dan mudah terbakar.

“Zona merah artinya, sangat kering dan mudah terbakar,” jelasnya. Kondisi daerah yang memiliki hutan atau pohon, sudah banyak  kering dan tandus karena cuaca, sehingga kalau disulut api sedikit saja akan mudah terbakar. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO