Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB ingin tetap memastikan ketersediaan darah ada di tempat-tempat yang menjadi pusat penyediaan darah seperti Palang Merah Indonesia (PMI), serta di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah mampu melaksanakan kegiatan unit transfusi darah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi NTB Dr.dr H. Lalu Hamzi Fikri mengatakan, Dinas Kesehatan Provinsi NTB mengharapkaan peran serta masyarakat untuk menjadi pendonor. Sebab hingga kini masih ada gap atau kesenjangan antara stok darah yang tersedia dengan kebutuhan pasien. Dengan kegiatan donor darah inilah diharapkan gap ketersediaan darah dengan kebutuhan itu bisa diminimalisir.
“Kita lebih dorong kegiatan sosial proaktif. Beberapa waktu lalu ada kegiatan dorong darah di Epicentrum Mall alhamdulillah banyak kantong darah yang berhasil diperoleh. Kita dorong juga teman-teman PMI atau dari rumah sakit untuk jemput bola untuk mengumpulkan jumlah darah yang sesuai kebutuhan,” kata Lalu Hamzi Fikri kepada Suara NTB, Selasa, 10 September 2024.
Dr Fikri mengatakan, penanganan penyakit yang membutuhkan darah di rumah sakit memang cukup tinggi seperti anemia, kasus kecelakaan, operasi besar, kasus gagal ginjal dan lain sebagainya. Sehingga ketersediaan darah memang sangat dibutuhkan oleh banyak pasien.
Kampanye yang dimunculkan oleh Dinas Kesehatan NTB untuk meningkatkan partisipasi kegiatan donor darah adalah donor darah sehat. Artinya dengan rajin melakukan donor darah membuat pendonor semakin sehat dan bugar.
“Ibarat air sumur yang kalau tak pernah ditimba akan rusak. Kalau sering ditimba, airnya akan bagus. Karena pembentukan sel darah merah untuk pendonor akan lancar. Tapi memang donor darah ini untuk orang yang memenuhi syarat,” katanya.
Dengan melakukan donor darah secara rutin, secara tidak langsung masyarakat juga bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis, karena petugas akan melakukan pemeriksaan detak jantung, tekanan darah hingga tingkat HB (Hemoglobin) sebelum melakukan pengambilan darah.
Dikutip dari upk.kemkes.go.id, kegiatan donor darah memberi manfaat secara fisik dan mental bagi pendoronya seperti meminimalisir risiko penyakit jantung, mengurangi kekentalan darah dalam tubuh, menurunkan tingkat kolesterol di dalam tubuh, meningkatkan kesejahteraan emosi, dan lain sebagainya. (ris)



