spot_img
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img
BerandaEKONOMITren Investasi Emas di Pegadaian Ampenan Meningkat

Tren Investasi Emas di Pegadaian Ampenan Meningkat

Mataram (Suara NTB) – Tren investasi masyarakat dalam bentuk emas terus menunjukkan peningkatan. Tidak hanya dalam bentuk pembelian emas batangan, masyarakat juga tertarik dengan program tabungan emas sebagai langkah melindungi aset mereka dari inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Dalam kondisi nilai mata uang yang cenderung menurun, banyak orang mencari alternatif investasi yang lebih stabil, salah satunya emas.

Pegadaian sebagai lembaga keuangan menawarkan berbagai produk tabungan emas yang mudah diakses, baik melalui metode cicilan maupun sistem pembelian langsung. Hadirnya aplikasi digital pun turut mempermudah masyarakat dalam bertransaksi dan memantau investasi emas mereka. Hal ini membuat emas semakin diminati sebagai investasi jangka panjang yang cenderung memiliki nilai yang stabil dan meningkat.

Pimpinan Cabang Pegadaian Ampenan, Samsuri, mengungkapkan bahwa di Pegadaian Ampenan, tren investasi emas masyarakat mengalami lonjakan signifikan. “Banyak masyarakat yang mengikuti program menabung emas dengan mencicil hingga waktu tertentu, di mana setelah jangka waktu tersebut berakhir, tabungan mereka dapat diambil dalam bentuk emas batangan,” ungkap Samsuri, Senin (28/10/2024).

Selain itu, Pegadaian juga meluncurkan program baru bernama Tabungan Emas Rencana. Melalui program ini, masyarakat dapat menabung emas dengan target tertentu, misalnya 1 gram emas dalam satu tahun, yang jika diakumulasikan menjadi sekitar Rp1,4 juta. Nasabah dapat menyetorkan tabungan dengan biaya bulanan sebesar Rp100 ribuan.

Setelah satu tahun, nasabah tidak menerima emas fisik, melainkan nilai setara dalam bentuk tabungan yang dapat dicairkan kapan saja sesuai harga emas saat penjualan. Hal ini dirancang demi keamanan dan kenyamanan nasabah.

“Program ini juga memiliki fleksibilitas untuk dicairkan kapan saja dengan harga emas yang berlaku, sehingga nasabah bisa merasa lebih aman tanpa harus membawa emas fisik,” tambah Samsuri.

Data Pegadaian Ampenan menunjukkan bahwa pada tahun 2023, nilai total tabungan emas masyarakat mencapai 12 kg atau sekitar Rp16,8 miliar. Pada tahun 2024, Pegadaian menargetkan peningkatan hingga 15 kg emas atau sekitar Rp21 miliar. Hingga Oktober ini, target tersebut hampir tercapai dengan total tabungan emas masyarakat sebesar 13 kg.

Dengan minat investasi emas yang terus meningkat, Pegadaian berharap dapat terus membantu masyarakat dalam mengelola aset mereka secara aman dan fleksibel. Keuntungan menabung emas, seperti mudah dicairkan dan cenderung lebih stabil dibandingkan aset lain, menjadi daya tarik utama bagi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi. (bul)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO