spot_img
Kamis, April 3, 2025
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURDP3AKB Lotim Gelar Pelayanan KB dan Kespro di Pasar Tradisional

DP3AKB Lotim Gelar Pelayanan KB dan Kespro di Pasar Tradisional

Selong (Suara NTB) – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur (Lotim) menggelar pelayanan penyuluhan dan sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (Kespro) di dua pasar tradisional. Yakni di Pasar Tradisional Rarang, Kecamatan Terara danĀ  Pasar Montong Betok, Kecamatan Montong Gading.

Kepala Dinas DP3AKB Lotim, H. Ahmat kepada media menjelaskan di dua pasar tradisional ini pihaknya langsung mendapatkan tambahan akseptor.Ā  Di Pasar Rarang ada tambahan 50 akseptor baru, yakni pengguna IUD 4 orang, implant 20 orang, pil 5 orang dan suntik 58 orang.

ā€˜ā€™Pasar Montong Betok ada tambahan akseptor baru sebanyak 168 orang. Terdiri dari IUD 12 orang, implant 40 orang, suntik 56 orang, pil dan kondom 60 orang,ā€™ā€™ tambahnya.

Kegiatan pelayanan jemput bola ke tengah keramaian masyarakat ini digelar secara serentak di Indonesia. “Kegiatan itu dilakukan di pasar adalah untuk lebih mendekatkan informasi dan pelayanan terhadap mayarakat,” paparnya.

Khusus di Pasar Rarang digelar di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dekat sama pasar, sehingga langsung digelar di Pustu dengan mengajak para pedagang dan pengunjung pasar datang ke lokasi pelayanan.

Kegiatan penyuluhan tersebut adalah instruksi langsung dari pemerintah pusat yang diturunkan dari pemerintah provinsi dan selanjutnya ke semua kabupaten/kota, “Ini instruksi dari pemerintah pusat yang diteruskan Pemprov yang kemudian sampai ke setiap kabupaten kota, termasuk kita di Lombok Timur dan kami lanjutkan ke semua UPTD masing-masing kecamatan,” kata H. Ahmat.

Tujuan utama dilakukannya kegiatan tersebut di pasar tradisional sebenarnya adalah untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi terhadap pentingnya menjalankan program pemerintah pusat ini. “Tujuan awalnya adalah hanya mengedukasi atau memberikan penyuluhan, namun karena banyak yang tertarik, maka di dilayani,” ujarnya.

Ditegaskannya, pelayanan KB yang dilakukan oleh anggota PLKB itu gratis, “Dan pelayanan yang dilakukan itu tidak dipungut biaya alias gratis,” terangnya. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
- Advertisment -






VIDEO