Tanjung (Suara NTB) – Bhayangkari Polres Lombok Utara memiliki cara unik dan elegan dalam memperingati Hari Buku Nasional. Di mana, Ketua Bhayangkari, Heny Agus Purwanta, mendedikasikan buku hasil karyanya sendiri kepada Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Buku yang diserahkan Heny Agus Purwanta dan jajaran, diserahkan langsung kepada Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., Wabup KLU, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., Ketua DPRD KLU, Agus Jasmani, dan Sekda Lombok Utara, Anding Duwi Cahyadi, S.STP., MM., di ruang kerja pejabat tersebut masing-masing di tempat.
Di sela-sela serah terima buku kepada Pemda, Heny Agus Purwanta menyatakan dukungannya terhadap gerakan literasi nasional. Menurut dia, lebih banyak buku sebagai referensi, akan semakin menambah wawasan masyarakat dalam mengisi pembangunan.
“Penyerahan buku ini adalah wujud kontribusi Bhayangkari dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat. Buku yang diberikan tidak hanya ditujukan untuk kalangan pejabat, tetapi juga untuk dibaca dan dinikmati oleh masyarakat luas,” ungkapnya.
Melalui karyanya, Heny juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai dunia literasi. Langkah yang ia lakukan diharapkan menjadi inspirasi, sekaligus menumbuhkan minat dan kecintaan generasi muda terhadap buku bacaan.
Sementara, Bupati KLU H. Najmul Akhyar, mengapresiasi dedikasi Ketua Bhayangkari Polres Lombok Utara dan jajaran. Ia meyakini, pendekatan yang dilakukan Bhayangkari akan meningkatkan kualitas literasi masyarakat di KLU.
“Penyerahan buku ini menjadi langkah positif dalam menumbuhkan budaya baca di daerah kita. Semoga ini menjadi motivasi bagi banyak pihak untuk ikut ambil bagian dalam gerakan literasi,” kata Najmul.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan rasa bangganya terhadap karya-karya yang telah dihasilkan oleh Heny Agus Purwanta. Ia menilai bahwa keberanian untuk menulis dan menerbitkan buku adalah sebuah langkah luar biasa yang tidak semua orang mampu lakukan.
“Alhamdulillah, perhatian Ibu Kapolres terhadap fenomena kehidupan sosial di masyarakat sangat luar biasa. Saya sangat mengapresiasi karena tidak semua orang punya kemampuan dan keinginan untuk menulis buku, apalagi sampai bisa menerbitkan banyak karya,” tambahnya.
Terpisah, Ketua DPRD KLU, Agus Jasmani, memberikan apresiasi serupa. Ia juga secara terbuka mengajak Bhayangkari Polres Lombok Utara untuk bekerjasama khususnya dalam isu sosial dan perempuan.
“Kami terbuka untuk kerja sama, khususnya terkait isu-isu sosial. Perempuan memiliki kekuatan besar dalam membangun masyarakat, dan kami mendukung peran Bhayangkari terkait hal ini” demikian Agus. (ari)



