Dompu (Suara NTB) – Padang Savana Doroncanga yang ada di lereng Selatan gunung Tambora menjadi salah satu obyek wisata yang dikunjungi grup ‘The Dudas Minus One’ beranggotakan Raffi Ahmad, Ariel Noah, Desta, dan Gading Martin pada Minggu (11/5) lalu.
Kunjungan ini menjadi promosi gratis bagi keindahan alam di lereng gunung Tambora, kendati dalam banyak unggahan para artis ini menyebut daerah yang dikunjungi adalah Bima. Selain karena banyak obyek yang dikunjungi di Bima, juga sebagai daerah asal Rigen, pelawak yang membawa group ini ke Bima dan Dompu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM, MMKes dalam postingan di media social miliknya menyebutkan, kunjungan para artis papan atas ini menjadi media promosi gratis bagi daerah yang di kunjungi. Terlebih mereka ini memiliki acara khusus di salah satu siaran TV swasta yang cukup diminati penggemarnya dan memiliki pengikut hingga jutaan di media social miliknya. “Di acara Insert TransTV sudah disebut lokasi di Sarae Nduha Dompu NTB,” kata Gatot.
Langkah berikutnya, Gatot mengaku, perlunya sinergi Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Balai Taman Nasional Tambora untuk membenahi dan menata lagi kawasan destinasi wisata ini, termasuk sarana pendukung berupa air bersih dan toiletnya. “Pasca dikunjungi oleh The Dudas Minus One menjadi PR berbagai pihak untuk benahi dan menata lagi kawasan destinasi wisata ini,” kata Gatot.
Gatot pun berharap, promosi ini akan semakin mengenalkan Dompu di kancah nasional dengan potensinya. Tentunya harus diikuti dengan penyiapan SDM, sarana dan prasarana pendukungnya kedepan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Ir Abdul Muis, MSi yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/5) siang mengatakan, padang Savana Doroncanga yang dikunjungi The Dudas Minus One merupakan obyek wisata yang masuk dalam perencanaan Pembangunan pariwisata Dompu yang disebut Afrika Van Dompu.
“Afrika Van Dompu ini meliputi beberapa obyek wisata diantaranya Hiu Paus, Padang Savana, Puncak Tambora, Snorkeling dan Diving di Satonda. Perencanaan pengembangan pariwisata ini sudah lama kita ajukan ke Kementrian untuk mendukung Taman Nasional Tambora. Kehadiran artis papan atas ini sangat membantu promosi pariwisata kita di daerah,” kata Abdul Muis.
Muis mengakui, pengembangan pariwisata suatu daerah tidak bisa hanya mengandalkan satu wilayah. Karena wisatawan yang berkunjung membutuhkan banyak Lokasi pilihan untuk membuatnya lama bertahan di suatu tempat. “Ini yang sedang kita kembangkan agar terjadi konektivitas antar daerah,” katanya.
Kemajuan pariwisata juga tidak bisa dipisahkan dari 3A, yaitu Atraksi atau daya Tarik bagi wisatawan, Amenitas atau fasilitas pendukung pada destinasi wisata, dan Aksebilitas atau kemampuan setiap orang untuk mengakses informasi, produk, layanan dan lingkungan dengan cara inklusif dan setara. “Ini masih menjadi PR kita Bersama,” katanya. (ula)


