spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANMasyarakat Bisa Adukan Persoalan SPMB Lewat BPMP NTB

Masyarakat Bisa Adukan Persoalan SPMB Lewat BPMP NTB

Mataram (Suara NTB) – Rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di NTB tengah berjalan. Masyarakat yang ingin mengadukan persoalan SPMB dapat melalui kanal pengaduan miliki Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTB.

Kepala BPMP NTB, Katman, S.Pd, M.A., pada Rabu, 2 Juli 2025 mengatakan, dalam rangka mendukung pelaksanaan SPMB di Provinsi NTB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminatif BPMP Provinsi NTB menyediakan kanal pengaduan pelaksanaan SPMB di daerah maupun di satuan pendidikan masing-masing.

“Kanal pengaduan tersebut dapat diakses melalui aplikasi Si INTAN (Sistem Informasi Instan) BPMP NTB,” ujar Katman.

Langkah-langkah pengaduan terkait pelaksanaan SPMB melalui Si INTAN yaitu masyarakat bisa mengakses situs web BPMP NTB di https://bpmpntb.kemendikdasmen.go.id/. Kemudian Login ke “Tanya Intan Sekarang” yang berada pada kanan bawah situs web BPMP NTB. Lalu, masyarakat melakukan pengisian identitas dengan memasukkan nama, lengkap, asal sekolah/instansi, dan nomor WhatsApp aktif. Selanjutnya memulai chat dengan “Si Intan” dan mengikuti langkah lanjutannya.

Katman juga berharap pemerintah daerah dapat mematuhi prinsip SPMB. “Harapan kami prinsip-prinsip SPMB dapat dipatuhi oleh berbagai pihak yang berkepentingan terhadap upaya pemerataan dan peningkatan mutu layanan pendidikan,” ujarnya.

SPMB diharapkan menjadi gerbang utama menuju terciptanya sistem pendidikan yang bermutu dan merata. Karena itu, BPMP NTB menggandeng berbagai pemangku kepentingan mulai dari unsur pemerintah daerah, satuan pendidikan, aparat penegak hukum, lembaga pengawas, hingga organisasi profesi guru untuk membangun komitmen bersama dalam menjamin integritas proses penerimaan murid baru.

“Jika selama ini kita menyaksikan adanya praktik-praktik penerimaan murid yang belum adil atau kurang transparan, maka saat inilah kita mulai membenahi secara bertahap. Kita ingin menjadikan SPMB sebagai instrumen kejujuran dan keterbukaan,” ujarnya.

Sebelumnya, BPMP NTB telah menggelar kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi SPMB Tahun 2025 di salah satu hotel di Mataram, Kamis, 8 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi tonggak awal strategis dalam mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang lebih objektif, transparan, akuntabel, inklusif, dan tanpa diskriminasi.

Katman menjelaskan, filosofi SPMB tahun 2025 adalah pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu untuk semua. Sekolah merupakan lembaga yang berfungsi membangun dan memperkuat inklusi, kohesi, dan integrasi sosial, dimana murid dari berbagai latar belakang sosial, suku, etnis, dan agama berinteraksi dengan intensif.

“Pengalaman belajar di sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggal memungkinkan murid memiliki relasi sosial yang kuat dengan teman sebaya, dan internalisasi nilai-nilai utama serta pranata sosial,” ujarnya.

Adapun empat jalur SPMB tahun 2025 yaitu Jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Setiap jalur memiliki persentase secara jelas diatur dalam regulasi menggunakan kata minimal/paling sedikit, kecuali di jalur mutasi masih sama dengan PPDB tahun sebelumnya maksimal 5 persen.

Katman berharap agar proses SPMB tahun 2025 berjalan lancar. “Dilaksanakan sesuai tahapan-tahapan dan dapat meminimalisasi permasalahan-permasalahan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” harapnya. (ron)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO