Selong (Suara NTB) – Komando Distrik Militer (Kodim) 1615 Lombok Timur (Lotim) resmi memiliki pemimpin baru. Letkol Inf. Eky Anderson secara resmi menggantikan Letkol Inf. Bayu Sigit Dwi Untoro sebagai Dandim baru dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lotim, Rabu, 2 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, beserta jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).
Bupati Lotim Hairul Warisin dalam sambutannya menyampaikan rasa kehilangan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Letkol Bayu Sigit yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Warisin mengenang sosok Bayu Sigit sebagai pribadi yang hangat, terbuka, setia, dan memiliki kontribusi besar bagi Lotim.
“Keberhasilan Lombok Timur dalam peningkatan produksi pangan tidak lepas dari kontribusi besar sang Dandim yang aktif dan turun langsung, baik menanam atau pun panen padi dan jagung,” puji Bupati, bahkan berkelakar menyebut mantan Dandim itu layaknya penyuluh pertanian.
Ia menambahkan, produksi padi dan jagung di Lotim meningkat signifikan hingga Bulog kewalahan menyerap akibat keterbatasan gudang.
Bupati juga menyoroti peran krusial Bayu Sigit dalam menjaga kondusivitas Pilkada Serentak beberapa waktu lalu. “Kekhawatiran terkait Pilkada dapat teratasi dengan situasi kondusif, aman dan nyaman berkat koordinasi baik antar Forkopimda, salah satunya Dandim 1615,” ujarnya.
Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten, Warisin menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan tinggi. Ia juga mendoakan kesuksesan dan kebahagiaan bagi Bayu Sigit beserta keluarga di tempat tugas barunya sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri (Kasbrig) Kasuari, Kupang. “Terima kasih Bapak Sigit, doa kami selalu menyertai,” ungkapnya.
Letkol Inf. Bayu Sigit Dwi Untoro, dalam sambutan perpisahannya, mengungkapkan banyak kesan selama bertugas di Lotim. Ia mengakui mengalami banyak dinamika selama menjabat di bawah tiga kepemimpinan Bupati, termasuk situasi pilkada yang awalnya diprediksi rawan gejolak.
“Pilkada Lombok Timur, yang awalnya diprediksi akan menuai gejolak karena masuk zona merah, namun justru berlangsung lancar, aman, dan damai. Hal itu tidak lepas dari sinergitas seluruh komponen,” kenangnya.
Mengawali tugasnya, Dandim 1615 yang baru, Letkol Inf. Eky Anderson, memperkenalkan diri dan menyampaikan pengalaman tugasnya sebagai prajurit TNI. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah terjalin dengan baik.
“Saya mohon izin dan arahan sebelum memulai tugas dan berharap kerja sama Forkopimda dan pihak terkait lainnya, demi kelancaran dalam menjalankan tugas selama menjadi Dandim 1615,” ujar Anderson. Ia menegaskan tugasnya sebagai Dandim adalah untuk mendukung Kodam, Korem, dan terutama Pemda Lotim. (rus)



