spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMBelum Kondusif, Pemkot Mataram Tunda Berbagai Kegiatan Seremonial

Belum Kondusif, Pemkot Mataram Tunda Berbagai Kegiatan Seremonial

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram resmi menunda sejumlah kegiatan seremonial dan festival menyusul situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif pasca aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Kota Mataram.

Kericuhan yang terjadi pada aksi unjuk rasa, Sabtu, 30 Agustus 2025, menyebabkan kerusakan parah. termasuk kerusakan di Mapolda NTB dan terbakarnya gedung DPRD Provinsi NTB. Menyikapi kondisi ini, Pemkot Mataram mengambil langkah antisipatif dengan menunda berbagai agenda yang melibatkan kerumunan massa.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana mengatakan, keputusan penundaan diambil sebagai bentuk kehati-hatian serta kepedulian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Kita sudah patuhi instruksi dari awal. Bahkan sejak peringatan HUT Kota Mataram pun sudah mulai kita sesuaikan,” ujarnya, Rabu, 3 September 2025.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda berskala besar seperti festival dan konser musik yang rencananya digelar oleh Dinas Pariwisata, termasuk seluruh rangkaian seremonial HUT ke-32 Kota Mataram yang jatuh pada 31 Agustus 2025, diputuskan untuk ditunda dan dibatalkan.

Mohan mengakui, penundaan ini berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang biasanya terlibat langsung dalam kegiatan festival. Namun, ia menegaskan, keselamatan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama.

“Memang kegiatan ini melibatkan partisipasi masyarakat, termasuk UMKM, tapi karena situasinya belum stabil, untuk saat ini kami tahan dulu,” katanya.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya menjadikan peristiwa kerusuhan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama, terutama bagi para pejabat publik. “Saya kira ini menjadi perenungan kita semua. Kita harus punya empati terhadap kondisi yang sedang terjadi,” tegasnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa kondisi Kota Mataram saat ini sudah terkendali dan aktivitas masyarakat berlangsung normal. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif. “Insya Allah aman. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Mataram,” tambahnya.

Pemkot Mataram juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait dalam mengambil langkah-langkah pengamanan dan penjadwalan ulang kegiatan. Diharapkan, situasi segera pulih agar seluruh agenda sosial, budaya, dan ekonomi bisa kembali berjalan seperti semula. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO