Mataram (Suara NTB) — Inspektur Inspektorat Kota Mataram Hj. Baiq Nelly Kusumawati, membantah tudingan memanfaatkan jabatan adiknya H. Lalu Muhammad Iqbal sebagai Gubernur NTB, untuk ikut seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Pemprov NTB. “Jadi tidak ada aturan di kepegawaian itu saudara tidak boleh ikut Pansel,” tegas Nelly dikonfirmasi pada, Selasa, 2 September 2025.
Nelly menegaskan, siapapun diperbolehkan untuk mengikuti seleksi terbuka selama memiliki kualifikasi dan kompetensi. Konsep meritokerasi yang digaungkan Pemprov NTB, bukan berarti orang yang memiliki kemampuan walaupun memiliki hubungan kekeluargaan tidak boleh mengikuti pansel. “Justru yang tidak boleh itu orang yang tidak punya kemampuan kemudian dipaksa ikut,” terangnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram mengatakan, hubungan keluarga tidak boleh menduduki jabatan apabila di satu perusahaan. Berbeda halnya, pegawai negeri diperbolehkan berdasarkan aturan. “Kalau di perusahaan memang tidak boleh satu saudara mengurusi satu managemen,” ujarnya.
Masyarakat tidak perlu khawatir. Pengelolaan keuangan gubernur diperiksa langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Sedangkan, auditor pengawas internal pemerintah (Inspektorat,red) hanya memeriksa pengelolaan keuangan di perangkat daerah.
Publik menyoroti bahwa hubungan sedarah menimbulkan spekulasi dari masyarakat? Nelly kembali menegaskan sepanjang memilik kemampuan dinilai tidak ada masalah. Keluarga juga tidak memiliki konflik kepentingan.
Selain itu, ia mengikuti pansel sebagai panggilan tanggungjawab. “Saya kan hanya satu tingkat saja. Sekarang sudah eselon IIB. Cuman mau naik jadi eselon IIA,” ujarnya.
Nelly mengakui persaingan di Pemprov NTB juga tidak mudah. Pendaftar juga banyak berasal dari kalangan profesional, pejabat Pemprov NTB, dan lain sebagainya. Ia akan bersaing dan menunjukan kualitas selama proses seleksi. “Pak Gubernur juga berpesan. Kalau orang luar lebih memiliki kemampuan, maka dia akan dipilih,” demikian kata dia. (cem)



