DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Mataram menambah armada bemo kuning guna mendukung mobilitas pelajar di seluruh wilayah kota. Penambahan ini diapresiasi banyak pihak karena dinilai sangat membantu, terutama dalam meringankan beban biaya transportasi bagi orang tua siswa.
Kebijakan ini muncul setelah Dishub menilai bahwa jumlah armada bemo kuning yang telah beroperasi belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan pelajar di Kota Mataram. Dengan adanya penambahan armada ini, pelajar kini dapat berangkat dan pulang sekolah secara gratis, tanpa harus membebani orang tua dengan biaya transportasi harian.
“Penambahan armada ini sangat kami apresiasi karena terlihat bahwa armada yang tersedia sebelumnya belum cukup untuk melayani semua pelajar di Kota Mataram,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Abd Rachman, SH., kepada Suara NTB, kemarin.
Ia menambahkan bahwa langkah ini juga penting untuk memastikan generasi penerus Kota Mataram dapat menempuh pendidikan tanpa kendala transportasi. “Ini sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua, karena bisa mengurangi pengeluaran rutin di sektor transportasi.”
Meski demikian, masyarakat juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dalam operasional bemo gratis tersebut. Penambahan armada harus dibarengi dengan peningkatan pengawasan dan jaminan keamanan, agar para pelajar merasa aman dan nyaman selama dalam perjalanan.
Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, kebijakan ini juga diyakini dapat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di jam-jam sibuk, khususnya saat jam masuk dan pulang sekolah. Biasanya, banyak orang tua menggunakan kendaraan pribadi untuk mengantar-jemput anak mereka, yang secara kumulatif menyumbang kepadatan lalu lintas di sejumlah titik di Kota Mataram.
“Dengan adanya bemo ini, satu armada bisa mengangkut puluhan pelajar sekaligus. Ini tentu bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang berseliweran di jalan pada saat jam sibuk,” lanjutnya.
Meski belum bisa dirasakan dampaknya secara instan, upaya ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan ramah bagi pelajar. Dishub Kota Mataram diharapkan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar program ini berjalan optimal. (fit)


