spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIPLTMG Sumbawa 30 Megawatt Siap Masuki Tahap Komisioning

PLTMG Sumbawa 30 Megawatt Siap Masuki Tahap Komisioning

Sumbawa (Suara NTB)-Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbawa 2 berkapasitas 30 megawatt (MW) mencatatkan capaian penting. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 berhasil menuntaskan tahapan backfeeding pada unit GT4 di Desa Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (27/9).

Backfeeding merupakan proses krusial dalam pembangunan pembangkit, di mana sistem kelistrikan 150 kilovolt (kV) Sumbawa dihubungkan ke peralatan pembangkit. Tahapan ini menjadi penanda kesiapan unit untuk memasuki uji coba (commissioning) sebelum beroperasi penuh.

“Keberhasilan backfeeding menjadi penyemangat bagi tim untuk melanjutkan tahapan energized GT3 dan menuntaskan seluruh rangkaian pekerjaan,” ujar Edho Torsesa, Team Leader Proyek PLTMG Sumbawa 2.

Manajer UPP Nusra 1, Yogi Yohannes Siburian, menambahkan bahwa PLTMG Sumbawa 2 hadir sebagai solusi menjaga keandalan listrik di Pulau Sumbawa. Menurutnya, backfeeding menjadi langkah penting untuk memastikan sistem internal pembangkit dapat menerima pasokan daya dari jaringan.

“Dengan tercapainya milestone ini, PLTMG Sumbawa 2 siap menuju tahap first firing dan commercial operation date (COD). Kehadiran pembangkit ini akan memperkuat sistem kelistrikan Tambora sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yogi.

Yogi juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari PLN UIP Nusra, PLN UIW NTB, Pusmanpro, Pusertif, ULTG Sumbawa–UPT Mataram, UP2B Mataram, TCC, UPK Tambora, hingga kontraktor Adhi Karya–Kepco.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLTMG Sumbawa 2 akan menjadi penopang penting sistem kelistrikan Sumbawa. Selain memperkuat ketahanan energi, proyek ini disebut sebagai bentuk dukungan PLN terhadap agenda transisi energi nasional.

“Proses ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi, baik internal maupun eksternal PLN. Kami berharap seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan lancar hingga pembangkit resmi beroperasi,” ujar Rizki.

Tahapan selanjutnya, PLTMG Sumbawa 2 dijadwalkan memasuki first firing sebelum akan commercial operation date (COD) pada akhir tahun 2025.(bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO