Mataram (Suara NTB) — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sebesar Rp631 miliar dapat tercapai 100 persen. Nilai ini mengalami kenaikan dari target tahun sebelumnya sebesar Rp608 miliar.
Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar PAD tahun 2025 tidak hanya mencapai target, tetapi juga bisa melebihi dari yang ditetapkan. “Insya Allah, tahun ini target PAD kita bisa tercapai bahkan lebih,” ujarnya, Selasa, 7 Oktober 2025.
Optimisme ini, menurut Alwan, didasari oleh tambahan target PAD dari tiga pos utama, yaitu dari pajak daerah sebesar Rp10 miliar, retribusi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram H. Moh. Ruslan sebesar Rp10 miliar, dan Rp2,9 miliar dari 11 puskesmas yang telah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Sebelumnya, pada semester I 2025, realisasi PAD sudah menunjukkan tren positif dengan capaian lebih dari 50 persen. Pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar, yakni sebesar Rp133,6 miliar.
Namun demikian, Alwan mengakui bahwa penerimaan dari sektor retribusi daerah masih menjadi tantangan, khususnya retribusi parkir dan sampah yang capaian realisasinya masih di bawah 60 persen.
“Kalau yang ini karena memang ada kebijakan pimpinan terutama di retribusi parkir, karena tarif baru belum kita terapkan, sehingga ini menyebabkan capaiannya belum bisa terealisasi,” ungkapnya.
Untuk itu, Pemkot melalui dinas terkait berkomitmen memperkuat sektor retribusi dengan melakukan perbaikan tata kelola, peningkatan pengawasan, pelayanan serta optimalisasi teknologi informasi dalam sistem pemungutan.
“Kami terus dorong OPD teknis agar menggali potensi retribusi secara optimal, supaya target PAD dari sektor masing-masing bisa tercapai,” pungasnya. (pan)



