Giri Menang (suarantb.com) – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Barat (Lobar) mematangkan peta jalan menuju sukses besar event olahraga Akbar Tingkat provinsi tersebut. KONI melakukan konsolidasi Pelatda dengan sejumlah agenda, yakni pembentukan Tim Pelatda, Satgas hingga pemetaan target medali masing-masing Cabor pada Porprov nanti.
Dalam rapat konsolidasi yang melibatkan pengurus, Ketua Cabang Olahraga (Cabor), dan sejumlah pelatih tersebut, KONI Lobar menargetkan perolehan 69 medali emas, 31 perak, dan 30 perunggu untuk mengunci gelar Juara Umum.
Ketua KONI Lobar, Abubakar Abdullah menyampaikan bahwa langkah strategis ini bukan sekadar koordinasi, melainkan konsolidasi menyeluruh yang melibatkan para pengurus KONI, seluruh ketua Cabang Olahraga (Cabor), dan sejumlah pelatih.
Ia mengatakan, konsolidasi ini bertujuan untuk memastikan semua pihak memiliki visi dan misi yang sama, yaitu mengukuhkan Lobar sebagai kekuatan olahraga di NTB. Target realistis dan terukur menjadi fokus utama dalam pertemuan ini. “Kita bukan sekadar koordinasi, ini konsolidasi untuk memastikan bahwa kita bisa mewujudkan Lombok Barat menjadi juara di Porprov 2026 nanti,” tegasnya.
Konsolidasi ini dihadiri oleh perwakilan dari 42 Cabang Olahraga (Cabor) yang telah terdata. Jumlah ini menjadi modal awal bagi Lobar untuk mengukur potensi perolehan medali. Dalam pertemuan tersebut, dibahas proyeksi perolehan medali yang didasarkan pada analisis mendalam terhadap potensi atlet dan kebutuhan infrastruktur masing-masing Cabor. Secara spesifik, target medali yang dibidik Lobat adal Emas 69 medali, Perak 31 medali dan Perunggu 30 medali. “Sementara ini baru 69 (medali emas) yang kita coba rumuskan,” jelasnya.
Angka tersebut merupakan hasil analisis asumsi bahwa jika Cabor diperkuat dengan beberapa infrastruktur pendukung, maka potensi untuk meraih medali emas akan lebih maksimal. Ia menambahkan bahwa target ini sifatnya sementara dan terukur, serta akan terus didalami. “Ini target sementara, target sementara yang kita bisa ukur dan nanti kita akan melakukan pendalaman pada saat Pelatda,” ujarnya.
Untuk memastikan target tersebut mendekati angka realistis, tim Pelatda (Pemusatan Latihan Daerah) akan memiliki peran sentral. Tim ini ditugaskan untuk melakukan kajian klinis terhadap rencana-rencana yang telah disusun. “Nanti kita akan berikan kesempatan kepada tim Pelatda untuk melakukan klinis dari rencana-rencana kita untuk meraih medali emas ini, angka realistisnya seperti apa,” tuturnya.
Tim Pelatda yang kemudian akan merumuskan target tersebut secara lebih detail dan mendalam, sehingga angka yang dihasilkan bukan sekadar angan-angan. “Sehingga rencana ini bukan khayalan, tapi ini mendekati angka realistis,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga tekan membentuk Satgas yang nantinya memastikan kegiatan pelatda berjalan sesuai dengan harapan dan target yang ditetapkan.
Lebih dari sekadar meraih medali, KONI menargetkan menjadi Juara Umum Porprov 2026 didasari oleh semangat tanggung jawab untuk memajukan daerah. “Lobar ini kan di mana tempat kita terlahir, hidup, besar. Ini kan tanggung jawab sejarah buat kita untuk bisa mengembangkan daerah kita,” imbuhnya. (her)



