Taliwang (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa Barat akan memaksimalkan peran petugas perlindungan masyarakat (Linmas) dalam rangka mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (siskamling) masyarakat.
Upaya Satpol PP KSB ini dalam rangka memenuhi arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta seluruh kepala daerah untuk meningkatkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga kondusivitas penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di daerah (Trantibumlinmas).
“Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 300.1.4/e.1/BAK pada 3 September 2025 jelas mengamanatkan hal itu,” kata Kepala Satpol PP KSB melalui sekretarisnya, Sajadah, Jumat, 24 Oktober 2025.
Ia mengatakan, peran Satlimas dalam kegiatan Siskamling akan ditingkatkan. Anggota Satlinmas di tiap desa/kelurahan akan punya tugas yang bersifat koordinatif. Mengkoordinasi warga di wilayahnya untuk kegiatan Siskamling, sekaligus menjalin kemitraan bersama aparat TNI/Polri di desanya. “Nanti anggota Linmas tiap desa yang akan menjadi motor penggerak utama Siskamling sambil menjalin kemitraan dengan anggota Babinsa dan Bhabinkamtimas,” terangnya.
Menurutnya, keberadaan Limas kini memiliki tugas vital sebagai garda terdepan menjaga Kamtibmas. Linmas nantinya bisa menjadi motor deteksi dini ketika di suatu wilayah muncul potensi gangguan yang mengancam keamanan dan keselamatan warga. “Limas harus punya sensitivitas terhadap berbagai ancaman Kamtibmas secara cepat,” ujarnya.
Saat ini lanjut Sajadah, citra Limas perlu ditingkatkan. Sebab itu pola kerja sama dengan aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas perwakilan TNI/Polri di desa harus terjadi solid. “Soliditas koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mereka bangun di desanya,” imbuhnya.
Pada bagian lain, Sajadah melanjutkan, jajarannya kini dalam menjaga Kamtibmas fokus di wilayah perkotaan. Dan salah satu persoalan yang tengah mendapat atensi Satpol PP KSB adalah aksi trek-trekan (balap motor liar) yang kerap dilakukan oleh anak-anak remaja.
“Selain di KTC kami juga sedang memetakan titik-titik ruas jalan yang kerap dijadikan tempat trek-trekan. Dan segera kami akan melakukan penertiban,” tegasnya sembari mengimbau masyarakat agar dapat berpatisipasi menertibkan anak-anak yang kerap melakukan aksi balap liar tersebut.
“Bisa dengan sekadar melaporkan ke kami mungkin kalau menemukan ada anak-anak yang trek-trekan itu,” imbuhnya. (bug)



