Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram memastikan sejumlah jabatan Kepala Sekolah yang masih dijabat oleh Pejabat Pelaksana (Plt) dan masih lowong akan segera diisi. Namun, pengisian tersebut mesti melalui proses selektif sesuai mekanisme Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025.
Kepala Disdik Kota Mataram, Yusuf mengatakan, proses penjaringan bakal calon kepala sekolah (BCKS) merupakan tahapan penting yang mesti dilalui bagi calon Kepsek. “Tidak bisa kita menempatkan dan melantik kepala sekolah tanpa memiliki sertifikat calon kepala sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BCKS akan melalui sejumlah tahapan sebelum dilantik, diantaranya seleksi administrasi, substansi, serta pendidikan dan pelatihan (Diklat).
Disdik Mataram sendiri telah mengusulkan sebanyak 96 peserta yang akan mengikuti seleksi BCKS ini. Yusuf memaparkan, dari 96 orang telah terjaring sebanyak 76 orang. Selanjutnya, ke-76 peserta mengikuti seleksi tertulis di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB, pada Senin (11/10/2025).
“Dari yang diseleksi nanti akan lolos sesuai dengan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) kita karena ini anggaran dari Pemerintah Kota Mataram sendiri atau APBD,” tuturnya.
Berdasarkan kemampuan anggaran, Disdik menargetkan sebanyak 48 orang dari 76 peserta yang ada. Sebanyak 48 orang itu merupakan jumlah total dari sekolah yang masih dijabat Plt dan yang akan pensiun pada 2026.
“Makanya kita menyiapkan stok supaya nanti tidak repot. Kalau sudah punya sertifikat langsung bisan dinaikkan dalam aplikasi untuk menggantikan secara otomatis,” terang nya
Kebijakan untuk menyetok ini juga sebagai antisipasi Disdik atas kebutuhan Kepsek tahun depan. “Kalau tahun depan belum tentu ada anggaran, makanya tahun ini kita paksakan,” jelasnya.
Yusuf menegaskan, setelah peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi BCKS, maka kebutuhan akan Kepsek di lingkungan satuan pendidikan di Kota Mataram dapat segera terisi. “(tahun depan sudah terisi semua. Bahkan ada stok cadangan yang kita harapkan, biar nanti pas pensiun bulan Maret dan April sudah bisa dilantik,” tandasnya. (sib)



