spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURSelama 2025, MAN 1 Lombok Timur Raih 388 Penghargaan

Selama 2025, MAN 1 Lombok Timur Raih 388 Penghargaan

Selong (Suara NTB) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lombok Timur (Lotim) menegaskan komitmennya untuk tidak menjadi lembaga pendidikan kelas dua. Dengan filosofi “Tiada Hari Tanpa Prestasi”, madrasah ini berhasil mengoleksi 388 prestasi hingga bulan Oktober, 2025. Capaian ini telah melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 360 prestasi dalam setahun.

Kepala MAN 1 Lotim, M. Nurul Wathan, menyatakan bahwa kunci kesuksesan tersebut terletak pada komitmen madrasah untuk memfasilitasi seluruh minat dan bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

“Madrasah punya kewajiban memfasilitasi seluruh minat bakat. Untuk berhasil, kami yakin karena minat bakat yang dimiliki siswa itu terus diikhtiarkan,” ujar Wathan.

Menepis kesan bahwa madrasah hanya berfokus pada tilawah dan pelajaran agama, MAN 1 Lotim justru aktif mengembangkan mata pelajaran umum. Pembinaan intensif dilakukan melalui ekstrakurikuler dan kesempatan kompetisi di berbagai bidang, seperti kimia, fisika, dan robotik.

Untuk mendukung hal ini, madrasah menyiapkan sarana prasarana yang memadai. “Kami dukung dan siapkan laboratorium. Fisika, kimia, biologi, dan yang terbaru laboratorium komputer yang merupakan bantuan dari Kemenag,” jelas Wathan.

Tak tanggung-tanggung, terdapat 40 jenis ekstrakurikuler yang ditawarkan, mulai dari seni, tari, hingga band. “Madrasah jangan hanya kesannya tilawah, tapi kembangkan minat bakat umum,” tegasnya.

Komitmen madrasah tidak hanya sebatas ucapan. Untuk mendorong siswa berprestasi, MAN 1 Lotim secara khusus membiayai partisipasi siswa dalam berbagai lomba dan memberikan apresiasi ketika mereka meraih prestasi.
Meski dari sisi kuantitas siswa lebih kecil dibandingkan sekolah negeri sekelas SMA, MAN 1 Lotim berkomitmen penuh untuk mengangkat harkat dan martabat madrasah. “Kami tidak ingin jadi lembaga pendidikan kelas dua,” tekannya.

Bukti nyata dari komitmen itu adalah prestasi gemilang yang berhasil ditorehkan siswa. Baru-baru ini, tim MAN 1 Lotim berhasil meraih Juara I Nasional dalam Lomba Kreasi Kompetisi Research yang digelar oleh Universitas Indonesia (UI).

Sayangnya, karena kategori yang dimenangkan adalah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), tim tidak dapat dikirim untuk mewakili Indonesia di kompetisi tingkat internasional. “Juara I nasional tapi karena IPS sehingga tidak dikirim ke Thailand,” ujar Wathan.

Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat. Pada tahun lalu, MAN 1 Lotim sempat mengirimkan siswanya ke Thailand dan berhasil meraih Juara II pada 2024 dengan penelitian yang mengangkat potensi jambu mete. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO