spot_img
Senin, Februari 16, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDinas Kominfo KSB Berupaya Aktifkan BTS Bakti di Desa Kelanir

Dinas Kominfo KSB Berupaya Aktifkan BTS Bakti di Desa Kelanir

Taliwang (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat berupaya mengaktifkan kembali Base Transceiver Station (BTS) milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang ada di Desa Kelanir, Kecamatan Seteluk.

“Ada perintah Pak Bupati ke kami untuk segera mencari cara mengaktifkan BTS itu agi. Karena ada keluhan warga di sana kesulitan mendapat sinyal internet di sana,” ungkap kepala Dinas Kominfo KSB, Abdul Muis, Kamis (13/11/2025).

Untuk mengaktifkan kembali BTS tersebut, Muis mengaku, pihaknya telah mengumpulkan berbagai informasi untuk menentukan opsi yang akan ditempuh. Dari pengumpulan infoemasi tersebut, diketahui jika BTS yang ada di Desa Kelanir bukan milik Kementerian Komdigi. Namun kepemikikinnya oleh pihak ketiga yang diajak kementerian melaksanakan program BHAKTI selama ini. “Sebelumnya kan kita minta agar dihibahkan ke daerah. Tapi ternyata BTS itu punya pihak ketiga,” sebutnya.

Dengan kepemilikan pihak ketiga itu, Muis menyatakan, untuk mendapatkan BTS tersebut tidak bisa melalui proses hibah. Karena itu opsi yang paling nemungkinkan untuk mengaktifkan BTS di Desa Kelanir itu adalah bekerja sama dengan perusahaan pemilik BTS. “Jadi mekanisme bisnis to bisnis yang paling bisa kita jalankan,” paparnya.

Untuk opsi tersebut, Muis mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan perusahaan pemilik BTS. “Kami juga sampaikan kepada pemilik BTS, bahwa akan kami fasilitasi dengan Telkom kalau mereka bersedia mengaktifkannya lagi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pascapenonaktifan BTS tersebut warga Desa Kelanir mengeluh kesulitan mendapat sinyal internet. Akibatnya aktivitas warga dan pemerintah desa setempat terganggu.

Penonaktifan BTS Bakti itu sendiri sudah terjadi sejak awal tahun 2025 ini. Komdigi tidak memfungsikannya karena terjadinya efisiensi anggaran kementerian. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO